Page 95 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 JUNI 2020
P. 95
"Tapi, tanggapan mereka proses pencairan insentif sedang mengalami antrean tinggi," ujar dia.
Hal yang sama juga dialami oleh Ruswandi (22). Ruswandi mengatakan, dirinya belum
menerima dana insentif bulan pertama yang seharusnya cair bulan ini.
Padahal, dirinya sudah menyelesaikan pelatihan yang membutuhkan waktu selama satu bulan.
"Saya sudah melaksanakan pelatihannya dan mendapatkan sertifikatnya, infonya sih masih
dalam proses evaluasi, cuma saya kurang tahu sampai kapan," ujar dia.
Ruswandi mengaku mendaftar program Kartu Prakerja yang merupakan program kampanye
andalan Presiden Joko Widodo untuk menambah kemampuan sekaligus penghasilan tambahan.
Pasalnya, dirinya kini tengah kehilangan sumber penghasilan utamanya akibat pandemi Covid-
19.
"Saya harus membiayai keluarga juga, jadi saya memanfaatkan program ini juga selama
pandemi," ujar dia.
Adapun dalam surat elektronik atau e-mail yang dikirimkan kepada peserta Kartu Prakerja, pihak
layanan konsumen program menyatakan saat ini sistem Kartu Prakerja sedang mengalami
antrean tinggi.
Pihak Kartu Prakerja pun meminta peserta yang belum menerima insentif untuk bersabar atas
ketidaknyamanan tersebut.
Adapun dalam media sosial Instagram @prakerja.go.id, pihak Kartu Prakerja menyatakan saat
ini proses pencairan insentif tengah ditunda.
"Mohon maaf, saat ini proses pencairan insentif masih ditunda hingga evaluasi selesai dilakukan.
Mohon dapat ditunggu info selanjutnya ya," tulis mereka.
Sebagai informasi, program Kartu Prakerja sudah meloloskan 680.918 peserta pada gelombang
I hingga III.
Pemerintah sendiri menargetkan pembukaan pendaftaran hingga November 2020 untuk
menjaring 5,6 juta peserta.
Setiap peserta akan mendapatkan manfaat Rp 3,55 juta per peserta dengan total anggaran
mencapai Rp 20 triliun.
Adapun rincian anggarannya, Rp 1 juta diberikan dalam bentuk voucer untuk membeli paket
pelatihan.
Selanjutnya, insentif sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan. Sisanya uang survei
masing-masing Rp 50.000 untuk tiga kali survei.
Tuai Polemik Sejak pertama kali dibuka pendaftarannya pada 11 April 2020, Kartu Prakerja
2020 menuai polemik di masyarakat.
Program yang tujuan utamanya untuk mengurangi angka pengangguran ini dipercepat
pelaksanaannya untuk mengurangi dampak ekonomi dari wabah virus corona atau Covid-19.
Kartu Pekerja sendiri merupakan salah satu janji kampanye Presiden Joko Widodo ( Jokowi)
saat Pilpres 2019.
Dia menjanjikan pengangguran bisa mendapatkan insentif dan diberikan pelatihan secara gratis
bersertifikat.

