Page 321 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 4 NOVEMBER 2021
P. 321
Judul Kasus TKW Tidak Digaji, KBRI Tolak Mediasi
Nama Media rri.co.id
Newstrend PMI di Malaysia
Halaman/URL https://rri.co.id/nasional/peristiwa/1245742/kasus-tkw-tidak-digaji-kbri-
tolak-mediasi
Jurnalis Vinta
Tanggal 2021-11-03 09:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Hermono (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia) Kita menolak mediasi
melalui dinas ketenagakerjaan karena jelas akan merugikan TKW kita, ada UU nya disini, jadi
seseorang itu hanya boleh mengklaim kerugian itu maksimum hanya 6 tahun saja, dan sisanya
itu sudah kadaluarsa
negative - Hermono (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia) Jadi kami akan ajukan kasus
ini ke pengadilan perdata, dan sidang pertama akan dilakukan pada tanggal 17 november 2021
ini
negative - Hermono (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia) Menurut saya ini sesuatu
yang tidak bisa di terima, dan itu ironis, makanya sekarang ini kita berjuang bagaimana tidak
hanya menyelesaikan tetapi mencegah hal seperti ini tidak terulang lagi
positive - Hermono (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia) Ini kita sedang
menegosiasikan MOu tentang menempatakn dan perlindungan pekerja rumah tangga atau
asisten rumah tangga, ini dapat kita buat momentum tidak bisa sebatas menyetujui MOU tetapi
tanpa menyelesaikan kasus yg lama
negative - Hermono (Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia) Karena kasus yg lama pun
harus tetap dicarikan solusinya dan hanya bisa dilakukan apabila pihak Malaysia pun
berkeinginan untuk menyelesaikan kasus-kasus seperti ini
Ringkasan
Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Hermono mengatakan, bahwa KBRI menolak
untuk melakukan mediasi terkait pekerja migran Indonesia yang tidak digaji selama 12 tahun.
Hal itu dilakukan karena ia merasa tidak adil jika asisten rumah tangga (ART) tersebut hanya
dibayarkan selama 6 tahun saja, sementara untuk sisanya tidak dibayarkan.
320

