Page 28 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 JANUARI 2020
P. 28
MENKO AIRLANGGA SEBUT BURUH SUDAH MENERIMA ATURAN OMNIBUS LAW CIPTA
Title
LAPANGAN KERJA
Media Name merdeka.com
Pub. Date 16 Januari 2020
https://www.merdeka.com/uang/menko-airlangga-sebut-buruh-sudah-menerim a-aturan-
Page/URL
omnibus-law-cipta-lapangan-kerja.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan sudah berdialog
dengan 7 konfederasi dan 28 serikat buruh untuk membahas Omnibus Law Cipta Lapangan
Kerja. Dia mengklaim para buruh telah menyetujui aturan dalam omnibus law itu.
"Pada prinsipnya hampir seluruh konfederasi menerima omnibus law ini. Mereka
menghendaki agar dilibatkan sebagai mitra dialog," kata Menko Airlangga di Kompleks
Istana Kepresidenan, Jakarta, kemarin.
Menurut dia, penolakan dari serikat buruh sebelumnya terjadi karena ada perbedaan
persepsi mengenai Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Salah satunya yaitu, mengenai
upah per jam.
"Jadi beberapa hal yang kemarin dibahas dengan konfederasi, beberapa hal yang memang
informasinya belum sampai, ada perbedaan persepsi mengenai informasi," ujarnya.
Menko Airlangga menjelaskan bahwa formulasi upah per jam hanya untuk pekerja baru
yang bekerja kurang dari setahun. Sebab, selama ini informasi yang beredar adalah upah
per jam berlaku untuk seluruh buruh.
"Jadi yang diatur (di omnibus law) adalah untuk entry level tenaga kerja," ucapnya.
Turut Dibahas Jaminan BPJS dan Aturan Lembur
Selain itu, dia menyebut para buruh akan mendapat jaminan kehilangan pekerjaan dari
BPJS Ketenagakerjaan melalui aturan baru ini. Namun, Menko Airlangga memastikan bahwa
program ini bukan untuk menggantikan pesangon Pemberhentian Hubungan Kerja (PHK).
"Jadi ini on top daripada PHK pesangon," tuturnya.
Dia menuturkan lewat Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja ini, ada fleksibilitas waktu kerja.
Kendati begitu, aturan lembur 40 jam kerja seperti UU saat ini akan tetap berlaku.
"Pemerintah akan memberikan dengan pelaksanaan daripada perudang-undangan ini. Akan
ada terkait dengan sweetener terhadap pengupahan. Jadi ada hal baru yang akan diberikan
kepada para pekerja," jelas Menko Airlangga.
Page 27 of 98.

