Page 136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 136
Title ADA OMNIBUS LAW, BURUH NGAKU DIINTIMIDASI PERUSAHAAN AGAR AMBIL PENSIUN
DINI
Media Name merdeka.com
Pub. Date 16 Februari 2020
Page/URL https://www.merdeka.com/uang/ada-omnibus-law-buruh-ngaku-diintimidasi- perusahaan-
agar-ambil-pensiun-dini.html
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Merdeka.com - DPR RI telah menerima draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja pada
Rabu (12/2). Kendati belum disahkan, sejumlah buruh berencana pensiun lebih awal
karena diintimidasi perusahaan.
Ketua Departemen Komunikasi dan Media (KSPI), Kahar S Cahyono menegaskan
bahwa sejumlah buruh mendapat intimidasi dari pihak perusahaan untuk melakukan
pensiun dini.
"Banyak pekerja yang mau pensiun lebih awal, karena di takut-takuti perusahaan,"
ujarnya di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta , Minggu (16/2).
Dia mengatakan, perusahaan menakut-nakuti para buruh dengan tidak memberikan
pesangon apabila omnibus law telah disahkan.
Adapun perusahaan yang melakukan intimidasi sendiri mayoritas bergerak di sektor
industri padat karya.
"Dari padat karya yang banyak melakukan, penawaran seperti itu," terangnya.
1 dari 1 halaman Pesangon 9 Kali Gaji Jika di PHK Pemerintah Jokowi -Ma'ruf
mengatur ketentuan pemberian uang pesangon untuk pekerja yang mengalami
Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dalam Rancangan Undang-Undang (RUU)
Omnibus Law Cipta Kerja. Adapun perhitungan uang pesangon sebagaimana
dimaksud diberikan berdasarkan masa kerja.
"Saat terjadi pemutusan hubungan kerja, pengusaha wajib membayar uang
pesangon dan atau atau uang penghargaan masa kerja," bunyi pasal 156 ayat 1
tersebut.
Page 135 of 336.

