Page 133 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 133

Title          SIKAPI RUU CIPTAKER, KSPI: PEMERINTAH & PENGUSAHA TAK PUNYA OTAK
               Media Name     tirto.id
               Pub. Date      16 Februari 2020
               Page/URL       https://tirto.id/sikapi-ruu-ciptaker-kspi-pemerintah-pengusaha-tak-pun ya-otak-eznJ
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Rencana pembebasan kuota outsourcing membuat KSPI geram, sehingga
               mengecam pemerintah dan pengusaha yang membuat dan mengusulkan RUU Cipta
               Kerja.

               Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan, tak
               diajak berunding oleh pemerintah Indonesia dalam penyusunan draf Rancangan
               Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja.

               Ia mengatakan, seharusnya pembahasan tersebut melibatkan serikat pekerja
               sebelum diberikan kepada DPR RI untuk dibahas.

               "Tidak pernah diundang. Kalau pun diundang tidak pernah ada draftnya jadi kita
               enggak tau isi rancangannya," kata dia di Ballroom Mega Proklamasi Hotel, Jakarta
               Pusat, Minggu (16/2/2020).

               Ia mengaku kecewa dengan banyak kejanggalan aturan di RUU Cipta Kerja. Mulai
               dari adanya aturan mengenai perlindungan buruh yang dihapus sampai kebijakan
               rekrutmen tenaga kerja hingga pembebasan jumlah pekerja outsourcing .

               Iqbal menilai tidak ada job security atau kepastian kerja dalam RUU tersebut. Salah
               satunya karena RUU ini membuat praktik kerja outsourcing bisa dilakukan dengan
               kuota tak terbatas, sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

               Ia merasa aneh, pemerintah malah memberikan ruang secara resmi pada agen
               penyalur outsourcing .

               "Enggak ada otaknya itu, pemerintah dan pengusaha, kamu boleh kutip itu," terang
               dia.

               Dengan banyaknya kejanggalan tersebut, KSPI menolak sejumlah pasal dalam
               aturan ini. KSPI pun menolak dan mengklaim tidak pernah terlibat dalam tim
               pembahas Omnibus Law yang ditetapkan pemerintah dalam hal ini Kementerian
               Koordinator Bidang Perekonomian.

               Ia menjelaskan, memang masih ada ketentuan upah dalam draf RUU, namun jika
               dirangkum dalam satu kesatuan, upah minimum diganti menjadi ketentuan upah
               minimun provinsi (UMP).





                                                      Page 132 of 336.
   128   129   130   131   132   133   134   135   136   137   138