Page 194 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 194

Title          8 TKI KORBAN PERDAGANGAN MANUSIA DI MALAYSIA TUNTUT KEADILAN
               Media Name     kumparan.com
               Pub. Date      16 Februari 2020
                              https://kumparan.com/kumparannews/8-tki-korban-perdagangan-manusia-di- malaysia-
               Page/URL
                              tuntut-keadilan-1sqjTwSsrPo
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative













               8 TKI di luar negeri menjadi korban perdagangan manusia oleh perusahaan IClean
               Service Sdn Bhd di Malaysia. Menurut Direktur Eksekutif Migrant CARE Wahyu
               Susilo, para TKI itu sudah dipulangkan ke Indonesia pada 13 Februari 2020 lalu.

               Namun, sebelum dipulangkan, KBRI Kuala Lumpur melakukan mediasi dengan pihak
               perusahaan penyedia layanan terlebih dahulu. Namun, menurut Migrant CARE,
               mediasi tersebut merugikan para TKI.

               "Mediasi dilaksanakan pada 20 November 2019 antara pekerja dan perusahaan
               Iclean Services Sdn Bhd yang difasilitasi oleh KBRI Kuala Lumpur. Namun mediasi
               tersebut lebih menguntungkan perusahaan karena tidak seluruh tuntutan mereka
               (TKI) dipenuhi," kata Wahyu lewat keterangannya, Minggu (16/2).

               Wahyu menuturkan, kasus tersebut berawal saat 8 TKI tidak mendapatkan hak-
               haknya sebagai karyawan perusahaan seperti gaji. Mereka pun berusaha
               meninggalkan perusahaan untuk bertemu KBRI, namun usaha mereka dianggap
               sebagai upaya pelarian sehingga akhirnya ditangkap oleh Imigrasi Malaysia.

               Wahyu menyebut, selama ditahan, 8 TKI tersebut mendapat perlakuan tidak
               manusiawi. Hal itu telah disampaikan ke KBRI sehingga ada mediasi. Sayangnya,
               upaya tersebut tidak mendapat respons positif. Para pekerja hanya dibayar ganti
               rugi 65 ribu Ringgit dari kesepakatan awal seharusnya 85.100 Ringgit.

               "Berdasarkan keterangan korban, jumlah pemenuhan hak gaji dan kompensasi yang
               diwakili oleh KBRI Kuala Lumpur tidak sesuai dengan tuntutan korban," ujar Wahyu.

               Atas insiden tersebut, Migrant CARE menyesalkan sikap KBRI Kuala Lumpur yang
               tidak pro para pekerja. Wahyu mendesak Bareskrim Polri dan KBRI memproses
               hukum PT Bukit Mayak Asri dan PT Millenium Muda Makmur yang menempatkan 8
               pekerja di Perusahaan IClean Services Sdn Bhd.

               "Kementerian Luar Negeri RI untuk berkoordinasi dengan Bareskrim Mabes Polri
               terkait indikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang yang dilakukan oleh PT Bukit





                                                      Page 193 of 336.
   189   190   191   192   193   194   195   196   197   198   199