Page 308 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 17 FEBRUARI 2020
P. 308
Title BPJAMSOSTEK PEKALONGAN TARGETKAN 134 RIBU KEPESERTAAN
Media Name jateng.antaranews.com
Pub. Date 14 Februari 2020
https://jateng.antaranews.com/berita/291450/bpjamsostek-pekalongan-tar getkan-134-
Page/URL
ribu-kepesertaan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pekalongan - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau
BPJAMSOSTEK Cabang Pekalongan, Jawa Tengah pada 2020 menargetkan
kepesertaan 134 ribu orang, sedangkan jumlah tahun sebelumnya 71.457 orang.
Kepala BPJAMSOSTEK Cabang Pekalongan Budi Jatmiko di Pekalongan, Kamis,
mengatakan untuk mencapai target kepesertaan 134 ribu orang tersebut, pihaknya
akan melakukan sejumlah strategi, seperti sosialisasi secara masif dan tindakan
kepatuhan kepada pemilik pekerja.
"Target kepesertaan 134 ribu peserta ini cukup menantang. Namun, dengan melihat
data (jumlah pemilik pekerja, red.) yang ada di wilayah kerja ini maka kami
optimistis target itu akan terlampaui," katanya.
BPJAMSOSTEK Cabang Pekalongan memiliki empat wilayah kerja, yaitu Kota dan
Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang. Pihaknya
akan bekerja sama dengan sejumlah lembaga terkait untuk menyukseskan program
kepatuhan bagi pemilik pekerja. BPJAMSOSTEK diberikan wewenang oleh
pemerintah untuk menjalin kerja sama dengan instansi terkait, seperti kejaksaan,
Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL), dan pengawas
ketenagakerjaan.
"Bagi pemilik kerja yang membandel maka kami bekerja sama dengan instansi
terkait akan melakukan penindakan, seperti memberikan sanksi adiminstrasi,
bahkan sampai sanksi hukum pidana," katanya.
Ia menjelaskan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 86 Tahun 2013 mengatur bahwa
pemilik pekerja yang tidak melakukan kepatuhan terhadap program yang
ditawarkan BPJAMSOSTEK akan diberikan sanksi administrasi.
Sanksi adiministrasi itu, kata dia, akan diberikan pada pemilik pekerja atau
perusahaan yang tidak patuh dengan kategori rendah, artinya perusahaan yang
sudah wajib terdaftar tetapi belum mendaftarkan pekerjanya dan perusahaan yang
hanya mendaftarkan sebagian pekerjanya.
"Bagi perusahaan yang melanggar kepatuhan tingkat rendah maka pemberian
sanksi akan dilakukan oleh BPJAMSOSTEK, sedang bagi pemilik pekerja kategori
berat maka akan diserahkan pada kejaksaan," katanya.
Page 307 of 336.

