Page 29 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 29
Title ANGGOTA DPRD JABAR INI MENILAI RIDWAN KAMIL GAGAL ATASI PENGANGGURAN DI
JAWA BARAT
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 18 November 2019
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2019/11/18/anggota-dprd-jabar-ini-menilai -ridwan-kamil-
gagal-atasi-pengangguran-di-jawa-barat
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
TRIBUNJABAR.ID - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dinilai lamban dalam
menangani kasus pengangguran. Hal itu dinilai dari data Badan Pusat Statistik per 5
November 2019 bahwa tingkat pengangguran di Jawa Barat naik dari 7,73 persen
per Februari 2019 menjadi 7,99 persen per Oktober 2019.
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya menilai,
kenaikan jumlah pengangguran terbanyak oleh maraknya penutupan dan pindahnya
pabrik ke provinsi lain. Dari data terakhir, tercatat ada 140 pabrik pindah dari Jawa
Barat.
"Saya berpendapat ini disebabkan sikap lambannya Gubernur dalam memutuskan
kebijakan pengupahan yang responsif terhadap perkembangan dan kegentingan
yang terjadi di masyarakat," ujar Asep di Bandung, Senin (18/11/2019).
Menurutnya, kebijakan Ridwan Kamil belum berdampak serius dan memengaruhi
iklim industri di Jawa Barat agar tetap bertahan meski penetapan upah menjadi
indikasi yang dipersoalkan.
"Kelambanan Gubernur dalam menetapkan kebijakan ini sangat mengganggu iklim
industri dan dapat dianggap sebagai ketidakmampuannya untuk menahan rencana
relokasi pabrik yang telah direncanakan banyak perusahaan," katanya.
Menurur Asep, Ridwan Kamil memiliki kualitas Indikator Kinerja Utama (IKU) yang
lemah dalam menangani pengangguran.
"Apabila situasinya seperti ini, saya tidak yakin Gubernur dapat mencapai IKU
penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka sesuai dengan RPJMD yang telah
disampaikan kepada DPRD Provinsi Jawa Barat," kata Asep.
Asep menambahkan, hasil kunjungan ke lapangan memang penetapan Upah
Minimum Kota/Kabupaten (UMK) menjadi pembahasan tidak hanya di tataran
pemerintah.
Page 28 of 101.

