Page 76 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 76

Meski demikian, diakui Asep, dalam pengamatan di lapangan, polemik besaran upah
               memang menjadi permasalahan yang terus terjadi. Hal tersebut diperparah dengan
               kepatuhan pelaksanaan UMK berdasarkan informasi yang disampaikan oleh Kepala
               Bidang Pengawasan Disnaker Jawa Barat kepada Sekda dan Gubernur hanya sekitar
               30% "Salah satu sebab utamanya karena tingginya nilai UMK di beberapa
               kabupaten dan kota. Sementara di sisi yang lain, UMK yang tinggi tersebut tidak
               diiringi oleh kepatuhan dalam pelaksanaannya. Perusahaan - perusahaan di
               berbagai sektor juga telah menyatakan rencana mereka untuk relokasi ke provinsi
               lain, apabila terjadi kenaikan UMK yang semakin tinggi ditetapkan oleh Gubernur,"
               tambahnya.

               Oleh karena itu, ia menyimpulkan hingga saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Barat
               masih belum mampu merancang kebijakan pengupahan dan ketenagakerjaan yang
               dapat melindungi pelaku usaha dan juga tenaga kerja dengan baik.

               "Dan sama sekali tidak merespon kebutuhan Jawa Barat untuk menarik investasi
               baru dengan tujuan mengurangi angka pengangguran," tandasnya. (k34) Simak
               berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini : pemprov jabar.























































                                                       Page 75 of 101.
   71   72   73   74   75   76   77   78   79   80   81