Page 73 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 73
Title 120 KORBAN PHK DI KARAWANG DAPAT PELATIHAN KETERAMPILAN
Media Name kompas.com
Pub. Date 18 November 2019
https://regional.kompas.com/read/2019/11/18/17393111/120-korban-phk-di -karawang-
Page/URL
dapat-pelatihan-keterampilan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans)
Karawang memberikan pelatihan vokasi kepada 120 tenaga kerja yang terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK).
Kepala Disnakertrans Karawang Ahmad Suroto mengatakan, pelatihan tersebut digelar
untuk memberikan keterampilan kepada masyarakat Karawang yang terkena PHK.
Tujuannya, agar mereka bisa kembali berkarya.
Sebab, jumlah tenaga kerja korban PHK mencapai ribuan orang. Kebanyakan dari mereka
kesulitan memperoleh pekerjaan kembali karena kurang keahlian dan terbentur usia.
"Hal ini merupakan terobosan kami, supaya korban PHK tidak menjadi pengangguran.
Mereka dididik lagi selama lebih kurang satu bulan," ujar Ahmad Suroto saat membuka
program tersebut di kantornya, Jalan Surotokunto, Senin (18/11/2019).
Ada enam jurusan yang bisa diikuti para peserta, yakni jurusan manufaktur, otomotif,
garmen, teknik mengelas AC split, teknik informatika, dan multimedia.
"Semua korban PHK boleh mengikuti program ini, tak terkecuali mereka yang sudah
berumur 40 tahun," katanya.
Suroto mengatakan, sudah ada 300 korban PHK yang mendaftar. Akan tetapi pelatihan
bakal digelar secara bertahap. Para peserta yang mengikuti pelatihan ini merupakan korban
PHK tahun 2015 dan 2016 lalu.
"Mereka sudah dua tahun menganggur karena kalah bersaing saat melamar ke perusahaan
yang baru," katanya.
Setelah rampung mengikuti pelatihan, peserta bakal mendapat sertifikat kompeten dan bisa
ditempatkan di perusahaan-perusahaan yang baru, khususnya perusahaan yang
memproduksi alas kaki.
"Ada beberapa perusahaan yang sudah siap menampung mereka, contohnya perusahaan di
Kawasan Industeri Artha Graha Karawang yang membutuhkan sedikitnya 1.000 pekerja.
Perusahaan itu membutuhkan tenaga-tenaga yang punya keterampilan di bidang mesin
jahit sewing atau alas kaki," ungkapnya.
Pelatihan tersebut, kata dia, terlaksana berkat kerjasama dengan Badan Penyelenggara
Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Karawang. Sehingga, peserta pelatihan vokasi tidak
perlu mengeluarkan biaya.
Page 72 of 101.

