Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 NOVEMBER 2019
P. 70
Title BPJAMSOSTEK TANCAP GAS GELAR PELATIHAN VOKASI
Media Name indopos.co.id
Pub. Date 18 November 2019
https://indopos.co.id/read/2019/11/18/207271/bpjamsostek-tancap-gas-ge lar-pelatihan-
Page/URL
vokasi/
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Setelah resmi memperkenalkan Pelatihan Vokasi Indonesia Bekerja kepada publik di
pertengahan Juli lalu, kini BPJS Ketenagakerjaan atau yang saat ini dikenal dengan
BPJAMSOSTEK rutin menggelar pelatihan vokasi. Pelatihan dikhususkan kepada peserta
yang terkena PHK agar berkesempatan untuk kembali bekerja.
Salah satunya adalah pelatihan yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK Cabang Jakarta
Cilandak. Pelatihan tersebut resmi dibuka oleh Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Krishna
Syarif, Wali Kota Jakarta Selatan Marullah Matali, dan Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan
Transmigrasi Jakarta Selatan Sudrajat, di Hotel Sahati, Jakarta, Senin (18/11/2019).
"Saat ini kami sedang gencar mempromosikan pelatihan vokasi kepada seluruh pekerja di
Indonesia, sebab pelatihan ini bisa membuka kesempatan bagi para pekerja yang
mengalami PHK untuk kembali bekerja", terang Krishna.
Sejak mulai dijalankan pada September 2019, tercatat 600 pekerja mengikuti pelatihan
vokasi dan 200 di antaranya dinyatakan lulus tersertifikasi. Saat ini pelatihan vokasi telah
menyediakan berbagai modul pelatihan yang tersebar di berbagai tempat. Di antaranya
kelas barista, pastry & bakery, digital (multimedia, desain grafis, UI/UX), tata kecantikan
rambut & muka, perhotelan, tata boga, koki, operator alat berat, otomotif perbengkelan,
pengelasan, teknisi HP, teknisi AC, administrasi perkantoran, dan ke depannya modul
tersebut akan terus bertambah.
"Pada tahun 2020 pemerintah menargetkan BPJAMSOSTEK mampu melatih 20 ribu pekerja,
oleh karena itu saya mengajak suluruh pekerja yang mengalami PHK ataupun putus kerja
untuk mendaftarkan diri dengan cara mengakses website www.bpjsketenagakerjaan.go.id
dan klik pada banner vokasi,"jelas Krishna.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi oleh calon pendaftar adalah wajib memiliki akun
aplikasi BPJSTKU, bertatus Warga Negara Indonesia (WNI), telah menjadi peserta Penerima
Upah BPJAMSOSTEK dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid dan diutamakan
mengikuti program JHT (Jaminan Hari Tua).
Selain itu calon pendaftar juga harus memiliki masa kepesertaan BPJAMSOSTEK minimal 1
tahun atau 12 bulan. Besaran upah yang dilaporkan minimal sebesar Upah Minimum
Kota/Kabupaten (UMK) terendah di Indonesia. Mengalami PHK, masa berhenti paling
singkat 1 bulan dan paling lama 24 bulan sebelum mendaftarkan dirinya di pelatihan ini.
Krishna berharap pelatihan vokasi ini mampu membuka ruang bagi para pekerja dari segala
bidang untuk belajar kembali, melakukan up skilling maupun reskilling, sehingga bisa
kembali bekerja atau menjadi wirausaha.(dni)
Page 69 of 101.

