Page 55 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 31 JULI 2019
P. 55
Title SEKDA KABUPATEN CIREBON KLAIM TELAH MENEKAN JUMLAH PEKERJA MIGRAN
INDONESIA ILEGAL
Media Name jabar.tribunnews.com
Pub. Date 30 Juli 2019
Page/URL https://jabar.tribunnews.com/2019/07/30/sekda-kabupaten-cirebon-klaim- telah-
menekan-jumlah-pekerja-migran-indonesia-ilegal
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi TRIBUNJABAR.ID,
CIREBON - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon , Rahmat
Sutrisno , menyebutkan, Layanan Terpadu Satu Pintu (LSTP) terkait
pekerja migran Indonesia (PMI), telah berupaya menekan PMI ilegal.
Rahmat mengatakan, layanan tersebut berada di Dinas Tenaga Kerja
(Disnaker) Kabupaten Cirebon dan telah melakukan komunikasi dengan
pemerintah pusat untuk mendeteksi perusahaan kerja di Indonesia.
"Kami sudah mulai intens dengan yang ada di Jakarta. Bandingkan saja
dengan kota/kabupaten di luar Cirebon," kata Rahmat saat ditemui di
Makodim 0620, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon
, Selasa (30/7/2019).
Rahmat mengatakan, beberapa anggapan menyebutkan Kabupaten
Cirebon sebagai salah satu "lumbung" tenaga kerja wanita (TKW).
Namun, dengan adanya layanan tersebut jumlah PMI ilegal dapat
ditekan.
Rahmat mengatakan, di dalam layanan tersebut terdiri dari Disnaker,
kantor imigrasi, kepolisian, dan dinas kependudukan dan pencatatan
sipil (Disdukcapil).
"Kedepannya tidak ada lagi PMI, saat ini masih kami terus tekan. Coba
tanya daerah lain apakah sudah membentuk tim itu," katanya.
Diberitakan, sebelumnya, Berangkat pada Desember 2006, Fitriyah
diberangkatakan oleh perusahaan jasa penyalur tenaga kerja untuk ke
luar negeri yang berada di Jakarta, yakni PT Safika Jaya Utama.
Page 54 of 63.

