Page 300 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 SEPTEMBER 2021
P. 300
Judul Kemnaker Buka Program Magang di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Nama Media detik.com
Newstrend Program Pemagangan di 5 Destinasi Wisata Super Prioritas
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5738478/kemnaker-buka-program-
magang-di-5-destinasi-wisata-super-prioritas
Jurnalis Khoirul Anam
Tanggal 2021-09-24 16:07:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melakukan Kick Off Pemagangan Lima Destinasi Wisata
Super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara,
Provinsi Sulawesi Utara. Persiapan SDM terampil pada sektor pariwisata di lima destinasi wisata
super prioritas pun dimulai. Ida mengatakan bahwa program pemagangan merupakan salah satu
solusi untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja
dengan kompetensi sesuai pasar kerja.
KEMNAKER BUKA PROGRAM MAGANG DI 5 DESTINASI WISATA SUPER PRIORITAS
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melakukan Kick Off Pemagangan Lima Destinasi Wisata
Super Prioritas di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Likupang, Minahasa Utara,
Provinsi Sulawesi Utara. Persiapan SDM terampil pada sektor pariwisata di lima destinasi wisata
super prioritas pun dimulai.
Ida mengatakan bahwa program pemagangan merupakan salah satu solusi untuk mengatasi
masalah ketenagakerjaan, khususnya dalam menyiapkan tenaga kerja dengan kompetensi
sesuai pasar kerja.
"Dalam program pemagangan, peserta mendapatkan pengalaman kerja pada dunia kerja yang
sesungguhnya, membentuk sikap mental, perilaku kerja serta kompetensi yang sesuai dengan
kebutuhan pasar kerja," kata Ida dalam keterangan tertulis, Jumat (24/9/2021).
Selain penyiapan SDM terampil, ia menjelaskan pemagangan menjadi upaya pemerintah dalam
mengoptimalkan bonus demografi, serta menyelesaikan sejumlah tantangan yang
melingkupinya.
Tantangan-tantangan tersebut di antaranya adalah era digitalisasi, dampak pandemi COVID-19
pada sektor ketenagakerjaan, dan rendahnya kualifikasi keterampilan SDM di Indonesia.
299

