Page 104 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 104
diperkirakan jatuh pada tanggal 24 Mei 2020.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena adanya kondisi pandemi Covid-19
yang berdampak pada perekonomian dan kebijakan pemerintah.
Banyak perusahaan terdampak ekonominya yang berakibat pada menurunnya
kemampuan perusahaan untuk pembayaran gaji maupun THR Keagamaan.
Namun Menaker berujar pihaknya telah melakukan dialog dengan para pengusahaa
maupun serikat buruh dalam terkait sebelum menerbitkan SE THR.
"Jadi surat edaran THR ini telah dibahas dan menjadi kesepakatan bersama
lembaga kerjasama tripartit nasional dalam sidang pleno dan badan pekerja LKS
tripartit.
Jadi sebelum SE keluar Saya ingin mengulang sekali lagi ada proses yang kami
lakukan dialog secara parsial dengan Serikat Pekerja, Serikat buruh dengan teman-
teman pengusaha, yang terakhir dimatangkan dalam forum yang ada di LKS tripartit
Nasional maupun secara khusus dibahas dalam badan pekerja LKS tripartit
Nasional," lanjutnya Adapun dalog yang ditawarkan menaker antara lain untuk
menyepakati; 1. perusahaan yang tidak mampu membayar THR secara penuh pada
waktu yang ditentukan peraturan perundang-undangan, maka pembayaran THR
dapat dilakukan secara bertahap, 2. perusahaan tidak mampu membayar THR sama
sekali pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan peraturan perundang-
undangan maka pembayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan
jangka waktu tertentu yang disepakati, dan 3. waktu dan cara pengenaan denda
keterlambatan pembayaran THR keagamaan.
Page 103 of 353.

