Page 315 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 315
Title MENAKER PASTIKAN ATURAN PERLINDUNGAN ABK WNI SELESAI PEKAN DEPAN
Media Name liputan6.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://www.liputan6.com/bisnis/read/4252214/menaker-pastikan-aturan-p erlindungan-
Page/URL
abk-wni-selesai-pekan-depan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, mengatakan pihaknya terus
melakukan koordinasi dengan Kementerian terkait, tentang peristiwa tragis yang
menimpa belasan anak buah kapal warga negara Indonesia atau ABK WNI yang
bekerja di salah satu kapal berbendera China.
"Terkait dengan ABK ini kami terus melakukan koordinasi dengan teman-teman
Kementerian Luar Negeri dengan Kementerian Perikanan dan Kelautan, Kementerian
Perhubungan Laut, Kami sudah melakukan koordinasi dan langkah-langkah sudah
dilakukan," kata Ida dalam Konferensi Pers virtual Peresmian Pos Komando THR
Keagamaan Tahun 2020, Selasa (12/5/2020).
Termasuk memberikan perlindungan kepada ABK WNI terkait dengan hak-hak yang
harus dibayarkan kepada mereka.
"Yang perlu saya sampaikan ini terkait dengan peraturan pemerintah yang
diamanatkan untuk memberikan perlindungan kepada pekerja ABK, telah ada
kesepakatan dalam proses harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM, ini adalah
payung hukum yang amanat dari UU 17 dan 18," jelasnya.
Ia mengatakan jika dulu urusan tenaga kerja atau ABK perikanan ada di bawah
pengawasan Kementerian Kelautan dan Perikanan, maka peraturan pemerintah
yang baru ini urusan ketenagakerjaan termasuk tenaga kerja di laut itu menjadi
domain dari Kementerian Ketenagakerjaan.
"Jadi ini dalam proses harmonisasi, mudah-mudahan kita berharap harmonisasi ini
bisa selesai minggu ini atau minggu depan bisa selesai sehingga tidak ada dualisme
kententuan peraturan perundang-undangan dan bisa memberikan kepastian
perlindungan kepada tenaga kerja termasuk yang ada di laut," pungkasnya.
Tiga warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di kapal pencari ikan berbendera
China sebagai anak buah kapal (ABK) meninggal dunia dan jenazahnya dilarung ke
laut. Ketiganya bersama puluhan ABK WNI lainnya diduga sebagai korban
eksploitasi dan perbudakan modern di kapal China.
Page 314 of 353.

