Page 311 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 311
Title MENAKER INGATKAN THR WAJIB DIBAYARKAN 7 HARI SEBELUM LEBARAN
Media Name pikiran-rakyat.com
Pub. Date 12 Mei 2020
https://www.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-01381369/manaker-ingatkan-t hr-wajib-
Page/URL
dibayarkan-7-hari-sebelum-lebaran
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah mengingatkan para pengusaha untuk
membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan tepat waktu pada
karyawannya.
"THR Keagamaan merupakan pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh
pengusaha kepada pekerja/buruh, paling lambat 7 hari sebelum hari raya
keagamaan," dikutip Pikiran-Rakyat.com dalam rilis Kemnaker.
THR Keagamaan tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6
Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh Di
Perusahaan.
Permenaker ini merupakan aturan turunan dari Peraturan Pemerintah RI Nomor 78
Tahun 2015 tentang Pengupahan.
"Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja atau buruh
dikenai denda, sedangkan pengusaha yang tidak membayar THR dapat dikenai
sanksi administratif hingga penghentian sebagian usaha," jelas Ida.
Sebelumnya, Kemnaker telah menerbitkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan RI
Nomor: M/6/HI.00.01/V/2020 tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan
Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Covid-19 atau SE THR.
Melalui SE ini, para Gubernur seluruh Indonesia diminta untuk memastikan
perusahaan membayar THR Keagamaan kepada pekerja sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan.
"Semangat surat edaran ini memang mendorong dialog untuk mencapai
kesepakatan antara pengusaha dan pekerja, bila ada pengusaha yang tak mampu
membayar THR, tidak menghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR
Keagamaan," ujar Ida.
Pengusaha yang terlambat membayar THR Keagamaan kepada pekerja dikenai
denda sebesar 5 persen.
Page 310 of 353.

