Page 310 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 13 MEI 2020
P. 310
"Untuk saat ini penanganan kepulangan PMI dilakukan terpadu oleh gugus tugas di
tingkat pusat, provinsi, sampai kabupaten dan kota. Dilakukan pemeriksaan di
terminal kedatangan dan kalau PMI memenuhi syarat protokol kesehatan, dapat
dilakukan karantina mandiri," kata Ade.
Menurut Ade pihaknya juga masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Badan
Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan Kementerian Ketenagakerjaan
RI.
Sebelumnya, Pemprov Jabar memproses kepulangan 124 WNI asal Arab Saudi,
Thailand, dan Australia dalam dua gelombang dan mereka diperiksa kesehatannya
kemudian dikarantina di fasilitas Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia
(BPSDM) di Kota Cimahi.
Dia mengatakan upaya protokol kesehatan tersebut dilaksanakan untuk
kewaspadaan dini dan penanganan kepulangan WNI atau kedatangan WNA dari luar
negeri di pintu masuk negara dan di wilayah pada situasi PSBB.
Ia menuturkan WNl yang dimaksud dalam ketentuan tersebut adalah pekerja migran
lndonesia, pelajar, mahasiswa, trainee atau peserta pemagangan, diplomat, kru alat
angkut seperti kru pesawat, kapal laut, dan kendaraan darat, serta pelaku
perjalanan lainnya pemegang paspor lndonesia.
Untuk kebutuhan fasilitas karantina, katanya, dapat berupa asrama, wisma, hotel,
balai pelatihan, apartemen, tenda, barak, dan tempat hunian lainnya yang dapat
difungsikan sebagai tempat pelaksanaan karantina.
"Setiap WNI yang masuk ke Indonesia wajib mengikuti prosedur kekarantinaan
kesehatan dan pemeriksaan kesehatan tambahan yang berlaku di Indonesia," kata
dia.
Pemeriksaan kesehatan tambahan tersebut meliputi wawancara, pemeriksaan suhu,
tanda, dan gejala COVID-19, pemeriksaan saturasi oksigen, sampai pemeriksaan
Rapid Test dan melalui PCR.
Pewarta: Ajat Sudrajat Editor: Nusarina Yuliastuti COPYRIGHT (c)2020 .
Page 309 of 353.

