Page 1001 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 1001
"Terkait rencana mogok nasional, saya meminta agar dipikirkan lagi dengan tenang karena
situasi jelas tidak memungkinkan untuk turun ke jalan, untuk berkumpul, pandemi COVID-19
masih tinggi, masih belum ada vaksinnya," kata Ida dalam surat terbuka, Senin (5/10/2020).
Menurut Ida, Omnibus Law RUU Cipta Kerja untuk menyeimbangkan antara perlidungan pekerja
dan memberikan kesempatan bagi orang-orang yang menganggur. Ia mengklaim RUU Ciptaker
telah menampung semua aspirasi masyarakat.
Ida meminta serikat pekerja dan buruh membaca secara utuh RUU Cipta Kerja yang telah
disahkan menjadi Undang-Undang.
"Banyak sekali aspirasi teman-teman yang kami akomodir. Soal PKWT, outsourcing, syarat PHK,
itu semua masih mengacu pada UU lama. Soal upah juga masih mengakomodir adanya UMK,"
ujarnya.
Atas dasar itu, Ida menyebut mogok kerja sudah tidak lagi menjadi relevan. "Lupakanlah rencana
itu. Jangan ambil resiko membahayakan nyawa kalian, istri, suami dan anak-anak di rumah.
Mereka wajib kita jaga agar tetap sehat," tulis dia.
DPR, DPD, dan perwakilan pemerintahan Jokowi resmi menyetujui agar Omnibus Law RUU Cipta
kerja (Ciptaker) ditetapkan menjadi Undang-Undang. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat
paripurna DPR RI masa persidangan I tahun sidang 2019-2020, Senin (5/10/2020).
1000

