Page 950 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 950

Judul               Menaker Ida: Pro-Kontra Omnibus Law Hal yang Wajar
                Nama Media          sindonews.com
                Newstrend           Omnibus Law
                Halaman/URL         https://ekbis.sindonews.com/read/187300/34/menaker-ida-pro-kontra-
                                    omnibus-law-hal-yang-wajar-1601964656
                Jurnalis            Michelle Natalia
                Tanggal             2020-10-06 13:04:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral  -  Ida  Fauziyah  (Menaker)  Dalam  pertemuan  tersebut,  pemerintah  banyak  menerima
              masukan dari serikat pekerja/serikat buruh. Dengan proses yang telah dijalankan ini, pemerintah
              telah dengan seksama menyerap berbagai aspirasi, khususnya dari unsur pekerja/buruh

              neutral  -  Ida  Fauziyah  (Menaker)  Namun  demikian,  pada  akhirnya  pemerintah  harus
              memutuskan dan menyiapkan draf yang akan dibahas bersama DPR

              positive - Ida Fauziyah (Menaker) Kita telah menyaksikan bahwa proses pembahasan RUU Cipta
              Kerja  di  DPR  berjalan  dinamis,  demokratis  dan  konstruktif.  Pemerintah  menerima  banyak
              masukan dari Panja DPR sehingga menghasilkan perubahan rumusan ketentuan dalam klaster
              ketenagakerjaan



              Ringkasan
              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah    menegaskan  sekali  lagi  bahwa  proses
              penyusunan  RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law  sejatinya telah melibatkan partisipasi publik,
              baik  unsur  pekerja/buruh  yang  diwakili  serikat  pekerja/serikat  buruh,  pengusaha,
              kementerian/lembaga, praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi bahkan lembaga lainnya,
              seperti International Labour Organization (ILO).



              MENAKER IDA: PRO-KONTRA OMNIBUS LAW HAL YANG WAJAR

              Menteri  Ketenagakerjaan  (Menaker)  Ida  Fauziyah    menegaskan  sekali  lagi  bahwa  proses
              penyusunan  RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law  sejatinya telah melibatkan partisipasi publik,
              baik  unsur  pekerja/buruh  yang  diwakili  serikat  pekerja/serikat  buruh,  pengusaha,
              kementerian/lembaga, praktisi dan akademisi dari perguruan tinggi bahkan lembaga lainnya,
              seperti International Labour Organization (ILO).

              Bahkan, lanjut dia, pada saat RUU Cipta Kerja telah masuk dalam tahap pembahasan di DPR,
              sesuai arahan Presiden pada tanggal 24 April 2020, pemerintah melakukan kembali pendalaman
                                                           949
   945   946   947   948   949   950   951   952   953   954   955