Page 951 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 951
rumusan klaster ketenagakerjaan yang melibatkan pengusaha (Apindo) dengan perwakilan
Konfederasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.
"Dalam pertemuan tersebut, pemerintah banyak menerima masukan dari serikat pekerja/serikat
buruh. Dengan proses yang telah dijalankan ini, pemerintah telah dengan seksama menyerap
berbagai aspirasi, khususnya dari unsur pekerja/buruh," tambahnya.
Dia menegaskan, pemerintah menyadari bahwa dalam proses penyusunan RUU Cipta Kerja,
terdapat perbedaan pandangan pro-kontra. Perbedaan pandangan ini tentu saja merupakan hal
yang wajar dalam dinamika sosial dan demokrasi. "Namun demikian, pada akhirnya pemerintah
harus memutuskan dan menyiapkan draf yang akan dibahas bersama DPR," ucap Ida.
Disisi lain, proses pembahasan RUU Cipta Kerja antara pemerintah dan DPR berjalan secara
transparan. Bahkan, sambungnya, untuk pertama kalinya pembahasan suatu RUU dilakukan
secara terbuka dan disiarkan melalui kanal-kanal media sosial yang tersedia. Hal ini dimaksudkan
agar publik dapat mengawal proses pembahasan RUU Cipta Kerja secara seksama.
"Kita telah menyaksikan bahwa proses pembahasan RUU Cipta Kerja di DPR berjalan dinamis,
demokratis dan konstruktif. Pemerintah menerima banyak masukan dari Panja DPR sehingga
menghasilkan perubahan rumusan ketentuan dalam klaster ketenagakerjaan," tandasnya.
(fai).
950

