Page 956 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 OKTOBER 2020
P. 956
Judul Menaker: Banyak Sekali Aspirasi Serikat Buruh yang Sudah Akomodasi
Nama Media beritasatu.com
Newstrend Omnibus Law
Halaman/URL https://www.beritasatu.com/edi-hardum/ekonomi/684317/menaker-
banyak-sekali-aspirasi-serikat-buruh-yang-sudah-akomodasi
Jurnalis EHD
Tanggal 2020-10-06 12:18:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan (Menaker)) Aspirasi kalian sudah kami dengar,
sudah kami pahami. Sedapat mungkin aspirasi ini kami sertakan menjadi bagian dari RUU ini.
Pada saat yang sama kami juga menerima aspirasi dari berbagai kalangan. Saya berupaya
mencari titik keseimbangan. Antara melindungi yang telah bekerja dan memberi kesempatan
kerja pada jutaan orang yang masih menganggur, yang tak punya penghasilan dan kebanggaan.
Tidak mudah memang, tapi kami perjuangkan dengan sebaik-baiknya
positive - Ida Fauziayh (Menteri Ketenagakerjaan) Saya menerima dan mengerti. Ingatlah, hati
saya bersama kalian dan bersama mereka yang masih menganggur
negative - Ida Fauziayh (Menteri Ketenagakerjaan) Pertimbangkan ulang rencana mogok itu.
outsourcing , syarat PHK, itu semua masih mengacu pada UU lama. Soal upah juga masih
mengakomodir adanya UMK (Upah Minimum Kabupaten/Kota). Jika teman-teman ingin 100%
diakomodir, itu tidak mungkin. Namun bacalah hasilnya. Akan terlihat bahwa keberpihakan kami
terang benderang
neutral - Ida Fauziayh (Menteri Ketenagakerjaan) Lupakanlah rencana itu. Jangan ambil risiko
membahayakan nyawa kalian, istri, suami dan anak-anak di rumah. Mereka wajib kita jaga agar
tetap sehat
neutral - Ida Fauziayh (Menteri Ketenagakerjaan) Saya dengan antusias menunggu kehadiran
teman-teman di meja dialog, bukan di jalanan. Saya percaya kita selalu bisa menemukan jalan
tengah yang saling menenangkan. Kita sedang berupaya menyalakan lilin dan bukan
menyalahkan kegelapan
Ringkasan
Sekitar 32 federasi dan konfederasi serikat buruh menggelar unjuk rasa serempak yang diberi
nama mogok nasional. Aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja ini digelar pada 6 hingga 8
Oktober 2020.
955

