Page 30 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 FEBRUARI 2019
P. 30

Keputusan manajemen Freeport merumahkan sebagian karyawan itu atau yang

               dikenal dengan kebijakan furlough itu menimbulkan reaksi protes dari Pimpinan Unit
               Kerja SP-KEP SPSI PT Freeport yang didukung oleh pengurus DPC SP KEP SPSI

               Kabupaten Mimika pimpinan Aser Gobay.


               Pengurus SPSI berpendapat kebijakan furlough yang diterapkan Freeport di luar

               aturan ketenagakerjaan Indonesia dan mendesak perusahaan melakukan

               perundingan terlebih dahulu dengan serikat pekerja.


               Setelah melalui beberapa kali pertemuan yang difasilitasi Pemkab Mimika, namun

               kedua belah pihak tidak mencapai kesepakatan, maka ribuan karyawan permanen

               Freeport dan perusahaan subkontraktornya melakukan mogok kerja sejak Mei 2017
               di Timika.



               Riza Pratama mengatakan perusahaan menganggap ribuan eks karyawan yang

               memilih mogok kerja tersebut mangkir alias tidak mau bekerja lagi.


               "Pada waktu bulan April 2017 itu ada kelompok lain di luar dari kelompok karyawan

               yang dirumahkan yang mangkir. Perusahaan menganggap mereka tidak mau
               bekerja dengan kita lagi," kata Riza.



               Selama mogok kerja berlangsung sejak Mei 2017 sampai saat ini, para karyawan
               moker menempuh berbagai upaya untuk memperjuangkan nasib mereka termasuk

               menginap selama berminggu-minggu di depan Istana Negara, Jakarta guna

               menemui Presiden Joko Widodo.




















                                                       Page 29 of 76.
   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34   35