Page 32 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 FEBRUARI 2019
P. 32
Hal itu, katanya, juga akan berdampak kepada pendapatan yang diterima PT
Freeport. Akibatnya juga berimbas kepada jumlah kucuran dana kemitraan untuk
menunjang program pengembangan masyarakat lokal di sekitar area tambang di
Kabupaten Mimika.
"Tentu akan berdampak kepada gross revenue kita. Dana satu persen (dana
kemitraan) itu juga besarannya juga bergantung pada pendapatan PT Freeport.
Kami berharap proses transisi ini paling lambat dalam waktu tiga tahun ke depan
sudah bisa berkembang lagi produksinya," jelasnya.
PT Freeport kini merencanakan akan mengoperasikan kereta tambang bawah tanah
untuk menunjang operasi tambang masa depannya. PT Freeport masih menunggu
persetujuan dari Pemprov Papua untuk segera mengoperasikan kereta tambang
bawah tanah tersebut.
Selain itu, Freeport juga diberikan waktu selama lima tahun oleh pemerintah untuk
menyelesaikan pembangunan pabrik smelter di Gresik, Jawa Timur, yang nantinya
berkapasitas dua juta dry metric ton (dmt) konsentrat Cu per tahun dan kapasitas
"output" 460.000 katoda tembaga.
Direktur Utama Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan perusahaannya telah
menyiapkan investasi sekitar 2,6 miliar dolar AS atau Rp36,4 triliun dengan asumsi
nilai tukar Rp14 ribu per dolar AS, untuk menyelesaikan pembangunan pabrik
pengolahan hasil tambang itu.
Page 31 of 76.

