Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 68
Title CERITA ABK WNI MELOMPAT KE LAUT SELAMATKAN DIRI DARI PERBUDAKAN DI KAPAL
CHINA
Media Name okezone.com
Pub. Date 20 Mei 2020
Page/URL https://nasional.okezone.com/read/2020/05/20/337/2216821/cerita-abk-wn i-melompat-
ke-laut-selamatkan-diri-dari-perbudakan-di-kapal-china
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Mashuri, seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Indonesia, yang bekerja di di kapal
"purse seine" atau pukat cincin Fu Yuan Yu 1218 berbendera China harus
mengalami penyiksaam. Dia dan ketiga temannya mencoba tetap sehat dan
bertahan. Mereka tidak melawan saat "perbudakan" dilakukan.
Sampailah pada hari di mana kapal tiba di sekitar Selat Malaka. Menyadari
wilayahnya dekat dengan Indonesia, mereka mulai melawan anggota kapal yang
mayoritas dari China, sekitar 15 orang.
"Melawan kita, terjadi pertumpahan darah. Mereka mengeroyok dan kita kalah,
bonyok-bonyok, sempat ada pukulan senjata tajam juga. Di situ kami berpikir untuk
lompat," kata Mashuri, kepada wartawan BBC News Indonesia Raja Eben
Lumbanrau, Selasa 19 Mei 2020.
Akhirnya sekitar pukul dua pagi saat semua anggota kapal tertidur, mereka
menggunakan gabus tempat menyimpan ikan dan terjun ke laut.
"Jam satu siang ditolong kapal muat batu bara milik Filipina. Lalu dibawa ke pihak
Maritim Malaysia. Lalu ditanya-tanya dan dibawa ke Kedutaan Indonesia di Johor,
Malaysia tanggal 8 April," katanya.
Mereka kemudian diurus dan dibiayai pemulangan oleh KBRI Malaysia ke kampung
halaman masing-masing.
ABK ini pun tiba di kampung halamannya pada 12 April lalu. Pengalaman
"perbudakan"yang dialami membekas di benaknya. Mulai dari penyiksaan,
pelarungan temannya hingga melompat dari kapal dan bertahan 12 jam terombang-
ambing di lautan.
Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mengatakan "perbudakan" ABK Indonesia
disebabkan oleh carut-marutnya tata kelola aturan perekrutan, pelatihan dan
penempatan pelaut perikanan Indonesia.
Page 67 of 141.

