Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 70
Title MESKI PANDEMI CORONA, THR PERAWAT HARUS DIBAYARKAN
Media Name viva.co.id
Pub. Date 20 Mei 2020
https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1217050-meski-pandemi-corona-thr- perawat-harus-
Page/URL
dibayarkan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengingatkan para pengusaha yang
bergerak di sektor jasa kesehatan, baik rumah sakit, klinik, dan lembaga pendidikan
tinggi keperawatan, agar memenuhi kewajiban membayar tunjangan hari raya
(THR) bagi perawat sesuai peraturan Menteri Tenaga Kerja.
Merujuk pada peraturan tersebut, seluruh perawat yang berstatus karyawan,
pegawai tetap maupun kontrak dalam perspektif hubungan industrial, berhak atas
THR.
Sehingga PPNI mengecam dan menuntut sanksi bagi pengusaha jasa kesehatan
yang sengaja tidak memberikan THR kepada perawatnya.
"Mengecam keras pengusaha yang mengabaikan, menghindari, dan sengaja untuk
tidak memberikan THR kepada segenap perawat dengan berbagai alasan atau dalih
di masa pandemi ini," kata Badan Bantuan Hukum PPNI yang ditandatangani Ketua
BBH PPNI, M. Siban dan Sekretaris Maryanto dalam keteranganya di Jakarta, Rabu,
20 Mei 2020.
Apalagi, menurut M. Siban, saat ini perawat merupakan garda terdepan dan
benteng terakhir dalam perjuangan melawan adanya wabah virus Corona atau
COVID-19.
Untuk itu, PPNI meminta kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Presiden Joko
Widodo, melalui Kementerian Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Republik Indonesia
untuk memperhatikan, mengawasi, dan menegaskan agar para pengusaha bidang
jasa kesehatan dapat memberikan THR tepat waktu.
"Dan besarannya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," katanya.
Ia juga menghimbau seluruh perawat yang tidak dibayarkan THR dan hak-hak
lainnya agar mengadu ke posko pengaduan di Graha PPNI, Jl. Raya Lenteng Agung
Jakarta Selatan, untuk diteruskan ke Kemenaker.
Page 69 of 141.

