Page 143 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 ApRIL 2019
P. 143
"Tidak tahu saya, namanya politik," imbuhnya.
Diketahui, dua komisaris Garuda Indonesia enggan menandatangani buku laporan
keuangan tahunan 2018. Mereka adalah Chairal Tanjung dan Dony Oskaria,
perwakilan dari PT Trans Airways dan Finegold Resources Ltd selaku pemilik dan
pemegang 28,08 persen saham Garuda Indonesia.
Mereka tidak mengakui pendapatan transaksi yang tertuang di dalam perjanjian
kerja sama penyediaan layanan konektivitas dalam penerbangan antara Mahata dan
anak usaha Garuda Indonesia, yakni PT Citilink Indonesia.
Sebab, pendapatan sebesar US$239,94 juta yang merupakan pendapatan Garuda
Indonesia atas kerja sama itu belum juga dibayarkan oleh Mahata hingga akhir
2018. Namun, manajemen tetap mengakuinya sebagai pendapatan perusahaan.
Keputusan itu membuat kinerja Garuda Indonesia terlihat lebih baik pada 2018. Bila
pada 2017 masih rugi sebesar US$216,58 juta, perusahaan mendadak membukukan
laba pada 2018 sebesar US$809,84 ribu.
(glh/bir).
Page 142 of 159.

