Page 17 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 17

Nanang  menegaskan  KSPN  akan  mengkaji  dan  mengambil  sikap  lewat  jalur  hukum  atas
              keputusan Gubernur Jateng terkait UMK 2022.
              "Sikap KSPN yang kecewa akan diwujudkan dengan aksi dan segera mengkaji untuk mencari
              kemungkinan SK Gubernur dapat kita uji di PTUN," jelas Nanang.

              Sementara  itu,  Ganjar  sudah  menandatangani  keputusan  soal  UMK  2022  se-Jateng.  Ia
              menegaskan upah minimum berlaku untuk pekerja dengan masa kerja di bawah 1 tahun.

              Ganjar juga menjelaskan ada Struktur dan Skala Upah (SUSU) bagi pekerja yang sudah bekerja
              lebih dari 1 tahun harus memperhatikan minimal inflasi sebesar 1,28% dan laju pertumbuhan
              ekonomi sebesar 0,97%.

              Selengkapnya di halaman berikutnya.

              Ia mencontohkan, penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari
              1 tahun minimal penambahan upahnya Rp 63.787,98 dan di Kabupaten Banjarnegara sebesar
              Rp 40.946,29.

              "Ketetapan tentang kewajiban perusahaan membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam
              SK agar menjadi perhatian semuanya," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/12).

              Soal SE, dijelaskan terdapat instruksi agar bupati/walikota memastikan perusahaan menyusun
              SUSU dengan menugaskan dinas tenaga kerja melakukan pendampingan dan pemantauan.

              Sedangkan kepada pengusaha diwajibkan menyampaikan hasil penyusunan SUSU kepada Dinas
              Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Provinsi  Jawa  Tengah  melalui  dinas  yang  membidangi
              ketenagakerjaan Kabupaten/Kota paling lambat tanggal 31 Desember 2021 dalam bentuk surat
              pernyataan.

              "Pekerja yang baru masuk bekerja tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda
              dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun, hal ini untuk memberikan rasa keadilan
              bagi pekerja sekaligus penghargaan atas pengabdian dari para pekerja kepada perusahannya,"
              tegas Ganjar.

              Sekedar untuk diketahui, Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah 2022 naik 0,78 % atau Rp
              13.956 dan menjadi yang terendah. Hari Selasa (30/12) kemarin Ganjar menjelaskan pemerintah
              daerah memang tidak punya ruang gerak dalam mengatur UMP karena sudah ada PP sehingga
              langkah Ganjar adalah mengoptimalkan SUSU.

              "PP  itu  bunyinya  sudah  ada  formulanya  jadi  kita  tinggal  mengaplikasikan  angka-angka  saja,
              memasukkan  angka-angka  sudah  gitu.  Kalau  PP  seluruh  kepala  daerah  harus  mematuhi  itu,
              cuma untuk Jateng saya minta ditambahi satu ketentuan yaitu SUSU, struktur skala upah. Yang
              kita minta ini aturannya harus ditaati perusahaan pada bulan Desember sehingga pemberlakuan
              Januari UMK jalan, SUSU jalan," kata Ganjar, Selasa.
















                                                           16
   12   13   14   15   16   17   18   19   20   21   22