Page 264 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 264

Judul               Resmi Ditetapkan Gubernur, UMK Lumajang 2022 Naik Rp 18 Ribu,
                                    Begini Respons Buruh
                Nama Media          jatim.tribunnews.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://jatim.tribunnews.com/2021/12/01/resmi-ditetapkan-gubernur-
                                    umk-lumajang-2022-naik-rp-18-ribu-begini-respons-buruh
                Jurnalis            Tony Hermawan
                Tanggal             2021-12-01 20:56:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Keinginan para buruh agar upah minimum kabupaten atau UMK Lumajang 2022 naik akhirnya
              terkabul. Tahun depan, UMK Lumajang naik menjadi Rp 2.000.607,20. Namun jika dihitung-
              hitung, nominal kenaikan UMK Lumajang 2022 tidak signifikan.



              RESMI DITETAPKAN GUBERNUR, UMK LUMAJANG 2022 NAIK RP 18 RIBU, BEGINI
              RESPONS BURUH

              Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG -
              Keinginan para buruh agar upah minimum kabupaten atau UMK Lumajang 2022 naik akhirnya
              terkabul. Tahun depan, UMK Lumajang naik menjadi Rp 2.000.607,20.

              Namun  jika  dihitung-hitung,  nominal  kenaikan  UMK  Lumajang  2022  tidak  signifikan.  UMK
              Lumajang  2021  sebesar  Rp  1.982.295,1  dan  tahun  depan  menjadi  Rp  2.000.607,20,  maka
              kenaikannya sekitar Rp 18.312,10 atau 1,09 persen.

              Ketua  Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  Kabupaten  Lumajang,  Sri
              Sumarliani mengakui, kenaikan UMK sebesar Rp 18 ribu terlalu minim. Sebab setahun ini para
              buruh mengikhlaskan UMK tidak berubah karena pandemi virus Corona (Covid-19).

              "Ya jujur sangat miris. Tahun ini kami sudah ngalah stagnan gak naik, sekarang cuma naik Rp
              18 ribu," kata Sri Sumarliani.

              Ia mengusulkan di tengah kenaikan UMK yang dinilai rendah, Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten
              Lumajang lebih tegas menginstruksikan semua perusahaan agar menyusun standar skala upah
              untuk  digunakan  menggaji  para  pekerja  atau  buruh  dengan  masa  kerja  di  atas  1  tahun.
              Sehingga, besaran upah tidak bergantung pada upah minimum provinsi ataupun kabupaten.
              "Yang bisa kami perjuangkan ya itu, karena masih sedikit sepertinya perusahaan yang sudah
              menyusun skala upah," ujarnya.


                                                           263
   259   260   261   262   263   264   265   266   267   268   269