Page 272 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 272
signifikan dan manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para pekerja yang menjadi
peserta BPJamsostek.
"Kami mengucapkan terima kasih atas terwujudnya kolaborasi yang baik ini. Kepada seluruh
stakeholder yang mendukung, Kemnaker, Bank BTN, Apindo, serikat pekerja/buruh, serta para
pengembang dan developer, sehingga pada hari ini kita bisa melaksanakan acara akad massal
kredit rumah pekerja manfaat layanan tambahan program JHT," terang Edwin.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo dalam
sambutannya menyampaikan bahwa acara akad massal ini merupakan bentuk sosialisasi
program MLT dan apresiasi Bank BTN terhadap antusiasme para peserta BPJamsostek.
Seperti yang diketahui dalam Permenaker nomor 17/2021 terdapat beberapa peningkatan
manfaat, antara lain pengalihan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dari skema umum/komersial
menjadi skema MLT.
Selain itu nominal Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP) juga meningkat menjadi maksimal
Rp150 juta, KPR sebesar maksimal Rp500 juta, serta Pembiayaan Renovasi Perumahan (PRP)
naik menjadi maksimal Rp200 juta.
Jangkauan program MLT ini juga menjadi lebih luas karena selain bank-bank BUMN (Himbara),
BPJamsostek juga dapat bekerja sama dengan dan bank daerah.
Kembali Edwin menegaskan bahwa untuk mendapatkan MLT ini pekerja harus memenuhi
persyaratan umum, di antaranya terdaftar sebagai peserta aktif BPJamsostek minimal 1 tahun
kepesertaan, belum memiliki rumah sendiri serta pemberi kerja tertib administrasi kepesertaan
dan pembayaran iuran BPJamsostek.
Dengan demikian adanya MLT ini diharapkan juga menjadi daya tarik bagi pekerja untuk segera
mendaftarkan dirinya menjadi peserta BPJamsostek.
“Dengan adanya manfaat layanan tambahan ini, kami berharap bahwa semua pekerja peserta
BPJS Ketenagakerjaan dapat merasakan manfaat serta tentunya dengan program ini kami
berharap dapat mendukung program pemerintah dalam mewujudkan perumahan yang layak
bagi pekerja," tutup Edwin. CM
271

