Page 386 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 386

PEKERJAKAN DISABILITAS, HOLDING PERKEBUNAN NUSANTARA PTPN III
              DIGANJAR PENGHARGAAN
              Holding  Perkebunan  Nusantara  PTPN  III  (Persero)  diganjar  penghargaan  oleh  Kementerian
              Ketenagakerjaan sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang Mempekerjakan Penyandang
              Disabilitas Tahun 2021.

              Penghargaan  ini  kembali  mengukuhkan  komitmen  Holding  Perkebunan  dalam  melakukan
              transformasi  di  semua  lini  perusahaan  yang  telah  mempekerjakan  penyandang  disabilitas
              sebanyak 633 orang. Mulai dari pelaksana, hingga level pengawas.

              Menteri  Ketenagakerjaan  Ida  Fauziyah  mengapresiasi  kolaborasi  yang  telah  dijalankan  oleh
              sejumlah kementerian, termasuk Kementerian BUMN yang telah mempekerjakan Penyandang
              Disabilitas.

              "Salah satu kolaborasi yang telah dijalankan bersama Kementerian BUMN melalui Forum Human
              Capital Indonesia (FHCI) hingga November 2021, di mana, 72 BUMN telah mempekerjakan 1.271
              penyandang disabilitas dan berharap kepada para penerima penghargaan bisa menjadi motivator
              bagi perusahaan BUMN lainnya," ujar Ida Fauziyah dikutip Rabu (1/12).

              Penghargaan ini diterima setelah sebelumnya melalui proses verifikasi oleh Tim Verifikasi, yang
              terdiri dari tim Kemenaker dan FHCI Kementerian BUMN.

              Salah satu verifikasinya dilakukan dengan melakukan kunjungan lapangan ke Kantor Holding
              Perkebunan  Nusantara  PTPN  III  (Persero)  di  Jakarta  dan  melakukan interview  melalui  video
              conference kepada karyawan penyandang disabilitas di beberapa entitas PTPN.

              Hasilnya,  Holding  Perkebunan  telah  menunjukkan  praktik  baik  pemenuhan  aspekaspek
              ketenagakerjaan yang inklusif bagi tenaga kerja penyandang disabilitas.
              Pemerintah melalui UU No. 8 Tahun 2016 mewajibkan BUMN mempekerjakan paling sedikit 2
              persen penyandang disabilitas.

              Di tahun 2021 ini, PTPN berpartisipasi dengan membuka peluang sebanyak 16 posisi untuk diisi
              oleh  penyandang  disabilitas  tuna  daksa,  tuna  rungu,  dan  tuna  wicara  untuk  penempatan  di
              seluruh Indonesia sebagai tenaga administrasi/data support.

              Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Seger
              Budiarjo mengatakan, hal ini dilakukan bukan sekedar pemenuhan ketentuan UU.

              Seger menjelaskan, Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) ingin terus meningkatkan
              kesadaran mengenai kesetaraan dan inklusifitas di tempat kerja, juga memperluas kesempatan
              pencarian sumber daya manusia yang lebih beragam.

              "Apalagi  di  beberapa  perusahaan  terbukti  penyandang  disabilitas  memiliki  kemampuan  yang
              kadang tidak dimiliki karyawan non disabilitas," katanya.
              Selain itu, kata Seger, dengan mempekerjakan penyandang disabilitas dapat memberikan nilai
              tambah  terhadap  reputasi,  prestise,  dan  nama  baik  perusahaan,  sebagai  entitas  yang
              berkomitmen dalam mewujudkan dunia kerja inklusif, dalam penghormatan asas kesetaraan.

              Secara keseluruhan, Seger mengungkapkan, penyandang disabilitas yang bekerja di PTPN Group
              sebanyak 633 orang mulai dari pelaksana hingga level pengawas.

              Mereka tersebar di berbagai posisi, yakni operator dan pelaksana, supporting dan keamanan,
              staf administrasi dan teknisi, supervisor tingkat pelaksana atau mandor, dan supervisor atau

                                                           385
   381   382   383   384   385   386   387   388   389   390   391