Page 389 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 389

Sementara  itu,  Ketua  DPD  KSPN  Kabupaten  Karanganyar,  Haryanto  menyayangkan  sikap
              Pemerintah Pusat dan daerah yang menggunakan PP Nomor 36 Tahun 2021 terkait penyesuaian
              UMK 2022.

              Selanjutnya,  pihaknya  akan  memperjuangkan  supaya  struktur  dan  skala  upah  benar-benar
              diterapkan kepada pekerja yang telah bekerja lebih dari satu tahun.

              "Kami akan memperjuangkan struktur dan skala upahnya." "Namun akan kami pelajari terlebih
              dahulu SK Gubernur khususnya diktum kedelapan," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Rabu
              (1/12/2021).

              Dalam surat Keputusan Gubernur diktum kedelapan menyebutkan perusahaan memberikan upah
              di atas upah minimun kabupaten/kota bagi pekerja dengan masa kerja 1 tahun atau lebih.

              Itu ditetapkan melalui masing-masing perusahaan dengan berpedoman struktur dan skala upah
              (SUSU)  dengan  memperhatikan  minimal  inflasi  sebesar  1,28  persen  dan  laju  pertumbuhan
              ekonomi sebesar 0,97 persen.

              Ketua Apindo Karanganyar, Edy Dharmawan mengatakan, UMK ini memang diperuntukkan bagi
              mereka yang baru bekerja.

              Sedangkan pekerja dengan masa kerja 1 tahun atau lebih menggunakan struktur dan skala upah.

              "Kalau  mau  jujur,  2021  ini  kan  kondisi  keuangan  perusahaan  secara  umum  belum  pulih."
              "Makanya nanti itu perusahaan secara bepartit akan rembukan." "Yang penting semua bisa jalan,
              perusahaan bisa jalan, pekerja juga," pungkasnya.

              (*).









































                                                           388
   384   385   386   387   388   389   390   391   392   393   394