Page 447 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 447
positive - Denni Puspa Purbasari (Direktur Eksekutif PMO kartu Pra Kerja) Kami menciptakan
sistem yang mudah diakses. Layanan 100 persen digital yang didukung oleh cloud computing.
Tapi teknologi hanya alat, butuh orang yang tepat untuk mengoperasikan, serta kebijakan yang
tepat. Untuk itu kami memberikan apresiasi kepada Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dan
seluruh tim Kemenko Perekonomian
positive - Edy Priyono (Tenaga Ahli Utama Deputi Perekonomian Kantor Staf Presiden) Namun
harus diingat, jangan semua dibebankan pada Kartu Prakerja. Program ini bukan menggantikan
sisi pendidikan formal. Pelatihan dalam Program Kartu Prakerja adalah pelengkap pendidikan
formal serta pelatihan-pelatihan lain yang sudah ada
negative - Maria Monica Wihardja (Ekonom Bank Dunia) Saat ini di Indonesia ada 47 persen
pekerja mandiri yang bersiap masuk ke level kelas menengah namun mereka belum bisa
mencapai level itu
positive - Raden Muhamad Purnagunawan (Kepala Tim Kebijakan Peningkatan Kapasitas
Ekonomi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K)) Padahal
pengembangan skill melalui pelatihan secara digital ini masih sangat luas kemungkinannya untuk
ditingkatkan
Ringkasan
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan pihaknya
telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11 triliun untuk pelaksanaan program Kartu Prakerja pada
tahun depan. Febrio menuturkan jumlah anggaran untuk program Kartu Prakerja sebesar Rp 11
triliun tersebut masuk dalam 4,3 persen dari anggaran perlindungan sosial 2022 yang sebesar
Rp203 triliun.
KARTU PRAKERJA LANJUT DI 2022, SRI MULYANI SIAPKAN ANGGARAN RP 11
TRILIUN
Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan Febrio Kacaribu menyatakan pihaknya
telah menyiapkan anggaran sebesar Rp11 triliun untuk pelaksanaan program Kartu Prakerja pada
tahun depan.
Febrio menuturkan jumlah anggaran untuk program Kartu Prakerja sebesar Rp 11 triliun tersebut
masuk dalam 4,3 persen dari anggaran perlindungan sosial 2022 yang sebesar Rp203 triliun.
"Pada 2022 program Kartu Prakerja dilanjutkan. Skema pelaksanaannya semi bansos dan akan
bersifat reguler dengan mempertimbangkan situasi yang makin kondusif," katanya dalam
Webinar Evaluasi Dampak Program Kartu Prakerja dikutip dari Antara, Rabu (1/12/2021).
Febrio menjelaskan nantinya program Kartu Prakerja akan dilanjutkan dengan adanya perbaikan
seperti peningkatan tata kelola program secara transparan dan akuntabel.
Perbaikan ini juga dari sisi pengadaan barang atau jasa pemerintah termasuk verifikasi atas
lembaga pelatihan yang diusulkan mitra platform.
Selanjutnya, efisiensi program Kartu Prakerja di era digital turut diikuti dengan modul pelatihan
yang semakin variatif untuk memenuhi kebutuhan peserta baik formal maupun tidak formal.
446

