Page 451 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 451
Judul RI Ajak ASEAN Tingkatkan Kualitas Pelatihan bagi Calon Pekerja Migran
Nama Media detik.com
Newstrend Peningkatan Kualitas Pelatihan CPMI
Halaman/URL https://news.detik.com/berita/5836033/ri-ajak-asean-tingkatkan-
kualitas-pelatihan-bagi-calon-pekerja-migran
Jurnalis Atta Kharisma
Tanggal 2021-12-01 17:38:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen Binapenta
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan berbagai upaya agar
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) memiliki persiapan yang matang sebelum berangkat ke
negara penempatan. Salah satunya dengan mengajak negara-negara anggota ASEAN berbagi
informasi dan pengalaman terbaiknya terkait pelatihan bagi calon pekerja migran.
RI AJAK ASEAN TINGKATKAN KUALITAS PELATIHAN BAGI CALON PEKERJA
MIGRAN
Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melakukan berbagai upaya agar
Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) memiliki persiapan yang matang sebelum berangkat ke
negara penempatan. Salah satunya dengan mengajak negara-negara anggota ASEAN berbagi
informasi dan pengalaman terbaiknya terkait pelatihan bagi calon pekerja migran.
Hal ini disampaikan Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Ketenagakerjaan Kemnaker, Aris Wahyudi
saat membuka Workshop to Improve the Quality of pre-Departure Training (Workshop
Peningkatan Kualitas Pelatihan Pra Pemberangkatan) secara hybrid pada hari ini.
"Penyelenggaraan workshop ini penting agar kualitas pelatihan pra-pemberangkatan bagi calon
pekerja migran meningkat," jelas Aris dalam keterangan tertulis, Rabu (1/12/2021).
Aris menerangkan pelatihan pra pemberangkatan bagi CPMI bertujuan untuk memberikan
gambaran umum terkait adat istiadat, sosial dan budaya, serta norma hukum yang berlaku di
negara tujuan penempatan, sehingga mengurangi tingkat gegar budaya dalam beradaptasi di
lingkungan baru.
"Pelaksanaan pelatihan pra pemberangkatan yang dilakukan oleh Pemerintah Indonesia bersama
dengan pemangku kepentingan lainnya sebagai bentuk kehadiran negara dalam melindungi
calon pekerja migran yang akan bekerja keluar negeri," tuturnya.
450

