Page 45 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 45

Judul               Buruh Tangerang Raya tolak penetapan UMK Banten 2022
                Nama Media          elshinta.com
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         https://www.elshinta.com/news/252556/2021/12/02/buruh-tangerang-
                                    raya-tolak-penetapan-umk-banten-2022
                Jurnalis            redaksi
                Tanggal             2021-12-02 07:15:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 7.500.000
                News Value          Rp 22.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Ringkasan

              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  Kabupaten  Tangerang  dan  Kota
              Tangerang  Selatan  menolak  Surat  Keputusan  (SK)  Gubernur  Banten  tentang  Upah  Minimum
              Kabupaten atau Kota (UMK) se-provinsi Banten Tahun 2022.



              BURUH TANGERANG RAYA TOLAK PENETAPAN UMK BANTEN 2022

              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  Kabupaten  Tangerang  dan  Kota
              Tangerang  Selatan  menolak  Surat  Keputusan  (SK)  Gubernur  Banten  tentang  Upah  Minimum
              Kabupaten atau Kota (UMK) se-provinsi Banten Tahun 2022.

              "KSPSI yang terafiliasi ke Andi Gani Nea Wea (AGN) ini menolak SK Gubernur Banten Nomor.
              561/Kep282-Huk/2021 yang resmi dikeluarkan 30 November 2021, karena dinilai tidak sesuai
              dengan kesepakatan hasil rapat kerja Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit," kata Ketua Dewan
              Perwakilan Cabang KSPSI (AGN) Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi di Tangerang, Rabu.

              LKS  Tripartit  adalah  forum  musyawarah  tentang  masalah  ketenagakerjaan  yang  terdiri  dari
              unsur, pemerintah, organisasi pengusaha dan serikat pekerja atau buruh.

              Menurut  dia,  seharusnya  SK  Gubernur  tentang  pengupahan  harus  merujuk  kepada  hasil
              kesepakatan LKS tripartit Provinsi Banten pada tanggal 29 November 2021 yang telah menyetujui
              kenaikan UMK tahun 2022 sebesar 5,4 persen.

              "Kami tegas menolak dan menuntut Gubernur Banten untuk merevisi SK UMK (Kabupaten atau
              Kota) Tahun 2022, dimana revisi merujuk pada pokok pikiran yang dirumuskan LKS Tripartit
              yaitu kenaikan Upah Sebesar 5,4 persen," katanya.

              Selain itu, ia menuturkan, bahwa SK Gubernur masih berdasar kepada PP No.36/2021 tentang
              Pengupahan sebagai aturan turunan dari UU No.11/2020 tentang Cipta Kerja yang dalam amar
              putusan Mahkamah Konstitusional yang telah dinyatakan sebagai UU inkonstitusional bersyarat
              dengan kata lain UU tersebut belum merujuk pada konstitusi dan undang-undang dasar 1945.


                                                           44
   40   41   42   43   44   45   46   47   48   49   50