Page 576 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 576

UMK yang sudah ditetapkan oleh Gubernur juga sudah tidak bisa berubah. Ketua Serikat Pekerja
              Republik  Indonesia  (SPRI)  Sukoharjo  Sukarno  mengatakan,  Serikat  Buruh  baru  menggelar
              komunikasi terkait penetapan UMK tahun depan.

              "Mungkin kita akan melakukan aksi, tapi belum tau nanti seperti apa," pungkasnya.

              Ancam Demo Buruh di Kabupaten Sukoharjo mengancam turun ke jalan jika UMK 2022 di bawah
              Rp 2 juta. Ketua Serikat Pekerja Republik Indonesia (SPRI) Sukoharjo Sukarno mengatakan,
              pihaknya masih menunggu keputusan dari Gubernur.

              Karena  Dinas  Perindustrian  dan  Tenaga  Kerja  (Dispernaker)  Sukoharjo  dan  Gubernur  Jawa
              Tengah (Jateng) masih melakukan pembahasan penetapan UMK 2022. Sebelumnya, nilai yang
              diusulkan Rp 1.998.154 atau naik 0,58 persen dari UMK tahun 2021.

              "Kalau menurut hitungan formula PP Nomo 36 Tahun 2021, itu jadinya dibawah Rp 2 juta,"
              katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (30/11/2021).

              "Kami rencana mau buat aksi (demo)," terang dia menekankan.

              Serikat buruh sudah bersurat kepada DPRD Sukoharjo, dan Bupati Sukoharjo terkait usulan itu.
              Dari surat permohonan audiensi itu, buruh baru melakukan audiensi dengan DPRD SUkoharjo.

              "Surat ke Bupati belum ada respon, sehingga kami berinisiatif menggelar aksi,"ujarnya.
              Namun aksi itu bisa diurungkan bilamana UMK Sukoharjo tahun 2022 angkanya di atas Rp 2
              juta.  Sebab,  berdasarkan  survei  Kebutuhan  Hidup  Layak  (KHL)  yang  dilakukan  buruh  UMK
              harusnya diangka Rp 2.400.000.

              "Kalau  UMK  ditetapkan  di  atas  Rp  2  juta,  kami  menerima,  tidak  usah  aksi,  tidak  masalah,"
              ujarnya.

              Kepala  Bidang  Perhubungan  Industrial  Dispernaker  Sukoharjo  Suharno  mengatakan,  hari  ini
              batas akhir keputusan penerapan UMK.

              "Nanti yang memutuskan angkanya dari Gubernur. Angka yang ditetapkan dari usulan kami bisa
              naik atau bisa turun atau tidak berubah," ujarnya.
              UMK Lengkap Solo Raya 2022 Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 beberapa hari ke depan
              atau tepatnya pada Desember 2021 ini akan ditentukan nominalnya. Para buruh tentu bertanya-
              tanya, berapa UMK 2022 yang akan menentukan pendapatan mereka selama setahun ke depan.

              Di semua daerah Solo Raya, serikat pekerja telah mendapat kisaran angka yang sepertinya akan
              menjadi UMK 2022.

              Berikut rangkuman prediksi UMK 2022 di 7 Kota dan Kabupaten Solo Raya :

              1. Kota Solo Upah Minimum Kota (UMK) Tahun 2021 sebesar Rp 2.013.810. Diyakini, UMK tahun
              ini akan naik tak jauh dari angka 1 persen. Itu artinya, UMK Kota Solo 2022 diprediksi akan naik
              sekitar Rp 20 Ribu, atau di kisaran angka Rp 2.033.000.

              2. Kabupaten Sukoharjo Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kabupaten Sukoharjo M
              Yunus Ariyanto mengatakan, Formula yang digunakan dalam penghitungan UMK tahun depan
              sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.
              "Berdasarkan  formula  PP  Nomor  36  Tahun  2021,  usulan  UMK  Sukoharjo  2022  menjadi  Rp
              1.998.154," ujarnya.


                                                           575
   571   572   573   574   575   576   577   578   579   580   581