Page 625 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 625

untuk besaran UMK nya, dan Kabupaten Sampang menjadi daerah dengan UMK terendah di
              Jatim.
              Adapun rincian besaran UMK 2022 di daerah Ring 1 yakni Kota Surabaya yakni Rp4.375.479,19,
              Gresik  Rp4.372.030,51,  Sidoarjo  Rp4.368.581,85,  Kabupaten  Pasuruan  Rp4.365.133,19  dan
              Kabupaten Mojokerto Rp4.354.787,17. Sedangkan untuk UMK terendah di Jatim yakni ada di
              Sampang sebesar Rp1.922.122,97.

              Jika  dibandingkan  dengan  UMK  2021  untuk  daerah  Ring  1  yakni  Surabaya  sebesar
              Rp4.300.479,19,  Gresik  Rp4.297.030,51,  Sidoarjo  Rp  4.293.581,85,  Kabupaten  Pasuruan  Rp
              4.290.133,19  dan  Kabupaten  Mojokerto  Rp  4.279.787,17.  Sedangkan  UMK  terendah  ada  di
              Sampang sebesar Rp1.913.321,73.

              Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengatakan keputusan kenaikan UMK di Jatim 2022
              ini  diambil dengan  memperhatikan  rasa  keadilan,  mempertimbangkan  kondisi perekonomian,
              serta menjamin kondisi sektor industri serta ketenagakerjaan yang kondusif di Jatim.
              “Saya  berharap  seluruh  stakeholder  memperhatikan  serta  menerapkan  ketentuan  tersebut
              denagn seksama,” katanya, Rabu (1/12/2021).

              Khofifah menjelaskan penetapan upah minimum ini merupakan suatu standar minimum yang
              ditetapkan oleh pemerintah dan berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari 1
              tahun pada perusahaan yang bersangkutan. Sedangkan bagi pekerja/buruh dengan masa kerja
              di atas 1 tahun, maka pengupahan yang berlaku dengan menggunakan struktur dan skala upah
              dan tidak boleh ada pengurangan upah yang sudah berjalan Agar ketetapan upah minimum
              diterapkan  secara  seksama,  Khofifah  mengingatkan  perusahaan-perusahaan  untuk
              memperhatikan gaji karyawan dengan masa kerja di atas satu tahun.

              Khofifah menjelaskan bahwa penghitungan UMK 2022 ini menggunakan formula sesuai PP No.
              36 Tahun 2021. Perhitungan ini, lanjutnya, menggunakan data-data statistik yang dirilis Badan
              Pusat Statistik (BPS) sebagai dasar perhitungan penyesuaian UMK 2022.

              Namun, khusus 5 kabupaten/kota yang masuk Ring 1 yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Gresik,
              Mojokerto, Sidoarjo dan Pasuruan UMK diusulkan oleh bupati/ walikota dengan pertimbangan
              merupakan daerah padat industri.
              Beberapa data yang menjadi dasar perhitungan yaitu rata-rata pengeluaran per kapita/bulan
              menurut kota/kabupaten 2021, rata-rata banyaknya Anggota Rumah Tangga (ART), banyaknya
              ART berusia 15 tahun ke atas yang bekerja sebagai buruh/karyawan per rumah tangga.

              “Selain itu juga dihitung berdasarkan pertumbuhan ekonomi (kuartal IV/2020 ditambah kuartal
              I,II,III/2021) terhadap kuartal I/2019 ditambah kuartal I, II, III/2020) yang menurut provinsi
              sebesar  1,70  persen.  Serta,  inflasi  September  2020  –  September  2021  yang  menurut  data
              provinsi mencapai 1,92 persen,” imbuh Khofifah.
              Berikut  besaran  UMK  38  Kabupaten/Kota  di  Jatim  2022:  Kota  Surabaya:  Rp  4.375.479,19
              Kabupaten Gresik: Rp 4.372.030,51 Kabupaten Sidoarjo: Rp 4.368.581,85 Kabupaten Pasuruan:
              Rp 4.365.133,19 Kabupaten Mojokerto: Rp 4.354.787,17 Kabupaten Malang: Rp 3.068.275,36
              Kota Malang: Rp 2.994.143,98 Kota Pasuruan: Rp 2.838.837,64 Kota Batu: Rp 2.830.367,09
              Kabupaten  Jombang:  Rp  2.654.095,88  Kabupaten  Probolinggo:  Rp  2.553.265,95  Kabupaten
              Tuban:  Rp  2.539.224,88  Kota  Mojokerto:  Rp  2.510.452,36  Kabupaten  Lamongan:  Rp
              2.501.977,27  Kota  Probolinggo:  Rp  2.376.240,63  Kabupaten  Jember:  Rp  2.355.662,91
              Kabupaten Banyuwangi: Rp 2.328.899,12 Kota Kediri: Rp 2.118.116,63 Kabupaten Bojonegoro:
              Rp 2.079.568,07 Kabupaten Kediri: Rp 2.043.422,93 Kota Blitar: Rp 2.039.024,44 Kabupaten
              Tulungagung:  Rp  2.029.358,67  Kabupaten  Blitar:  Rp  2.015.071,18  Kabupaten  Lumajang:  Rp

                                                           624
   620   621   622   623   624   625   626   627   628   629   630