Page 722 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 722

"Saya  memang  terbiasa  bekerja  untuk  menyelesaikan  masalah  bukan  untuk  mengumbar
              masalah. Jadi ketika ada ini, kita akan lakukan, kita bersurat kepada Kementerian tenaga kerja.
              Kita mengatakan formula ini tidak cocok untuk diterapkan di Jakarta," katanya di Balai Kota DKI,
              Senin (29/11/2021).

              Pasalnya, formula yang ada, yakni Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021, kenaikan UMP
              DKI hanya 0,85 persen atau naik sebesar Rp37.749.

              Orang nomor satu di DKI ini menyebut jauh dari layak dan tidak memenuhi asas keadilan bila
              mengacu pada peningkatan kebutuhan hidup pekerja atau buruh dari inflasi DKI sebesar 1,14
              persen.

              "Formula ini kalau diterapkan di Jakarta tidak sesuai. Oleh karna itu Kita mengirimkan surat
              formulanya harus memberikan rasa keadilan. Jadi itu sudah kami kirimkan dan sekarang kita
              sedang  fase  pembahasan.  Kita  berkeinginan  agar  di  Jakarta  baik  guru  maupun  pengusaha
              merasakan keadilan," katanya.
              Selain  itu,  Anies  turut  mengungkap  alasan  pengumuman  UMP  DKI  Tahun  2022  sudah
              diumumkan menjadi Rp 4.453.935 ini sesuai dengan regulasi yang ada.

              Di mana, UMP harus diumumkan atau ditetapkan sebelum 21 November 2021.

              "Perlu saya sampaikan tanggal 20 harus dikeluarkan. Kenapa? karena ketentuan mengharuskan
              harus  keluar  keputusan  gubernur  sebelum  tanggal  20,  bila  tidak  mengeluarkan  maka  jadi
              melanggar. Maka kami keluarkan yang masih sesuai dengan PP 36, sambil kita kirimkan surat.
              Kami terpaksa keluarkan keputusan gubernur ini, karena bila tidak dikeluarkan kami dianggap
              melanggar, tapi kami bilang ini tidak cocok dengan situasi di Jakarta," tandasnya.









































                                                           721
   717   718   719   720   721   722   723   724   725   726   727