Page 733 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 733
"Kita akan diterima oleh wakil gubernur jam satu, cuma kita menolak karena Wagub hanya bisa
mengirimkan aspirasi kepada gubernur. Aksi ini bukan hari ini saja, tapi berulang-ulang artinya
aspirasi dan rekomendasi sudah disampaikan," ujar Roy..
Rapat pleno di dewan pengupahan sudah digelar, tinggal ketuk palu oleh gubernur, tidak ada
namanya SK Wagub, adanya SK gubernur.
Ia berharap bisa bertemu dengan gubernur Jabar. "Kita menolak dengan Wagub karena hanya
menyampaikan aspirasi saja, tidak menyelesaikan persoalan," kata Roy melanjutkan. Ia pun
membandingkan penerimaan terhadap buruh oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
kemarin.
"DKI sudah memenuhi keinginan peserta aksi walau belum bisa memutuskan, tapi jelas gubernur
sangat mau menerima aspirasi teman buruh dan turun ke lapangan," ujar Roy.
Sementara di hari yang bersamaan, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengikuti jadwal Kopdar di
Bogor. Kopdar merupakan singkatan dari kegiatan Komunikasi Pembangunan Daerah (Kopdar).
Pada pukul 07:30 WIB, Ridwan Kamil menggelar kegiatan penanaman pohon bersama kepala
daerah se-Jawa Barat di Masjid Jami Al-Munawarroh Sentul City, Kabupaten Bogor.
Lalu, pada pukul 09:00 WIB, Ridwan Kamil menggelar kegiatan Komunikasi Pembangunan
Daerah (Kopdar) bersama kepala daerah Se-Jawa Barat di Bale Gede Sentul Highlands Golf Club,
Sentul City.
Selain itu, ditemani Walikota Bogor Bima Arya, Ridwan Kamil juga meninjau lokasi proyek
pembangunan Alun-alun Kota Bogor yang berlokasi di lahan eks Taman Topi Bogor, Jalan Kapten
Muslihat, Kota Bogor. Rencananya, Alun-alun pertama di Kota Bogor ini diresmikan pada
pertengahan Desember ini.
"Kontribusi Pemerintah Provinsi Jawa Barat kan terwujud yah, di Kota Bogor ada Bogor Creative
Center, saya hibahkan untuk Pak Wali, untuk anak muda di Bogor. Kemudian ada aspirasi terkait
alun-alun yang dilahirkan di jaman pemerintahan Kang Bima, kita support, Alhamdulillah tidak
kena refocusing," kata Ridwan Kamil di lokasi acara.
Alun-alun Kota Bogor, menurut Kang Emil akan menjadi Alun-alun yang menarik karena berada
di antara bangunan bersejarah dan titik pemberhentian transportasi massal.
Desainnya juga dibuat dengan gaya modern sehingga akan menambah daya tarik untuk
masyarakat.
"Khusus pengupahan belum bisa saya umumkan, nanti saya umumkan Jam 7 malam," ujar
Ridwan Kamil di kawasan Sentul, Kabupaten Bogor.
Menurutnya, belum juga ditetapkannya UMK karena masih ada urusan korespondensi atau surat
menyurat kepada 27 kabupaten/kota terkait pengupahan.
"Saya tidak bisa menjawab sekarang. Kita masih nunggu surat kota dan kabupaten," tegasnya.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyerukan mogok nasional,
andaikata pemerintah masih bersikukuh menetapkan UMP dan UMK dengan acuan PP 36 Tahun
2021.
"Jika pemerintah masih menetapkan UMP dan UMK masih sama dengan PP 36, kita mogok
nasional," kata Said Iqbal saat berorasi di Gedung Sate.
732

