Page 821 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 821

2.  Kota  Mataram  Dinas  Tenaga  Kerja  Kota  Mataram,  Nusa  Tenggara  Barat,  menyatakan
              penerapan Upah Minimum Kota (UMK) Mataram sebesar Rp2.416.953, dikecualikan bagi pelaku
              usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

              "Pelaku  UMKM  boleh  membayar  upah  di  bawah  UMK  atau  sesuai  kesepakatan  dengan
              karyawan," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnker) Kota Mataram H Rudi Suryawan dikutip
              dari Antara, Rabu (1/12/2021).

              UMK  Kota  Mataram  2022  mengalami  kenaikan  signifikan  hingga  10  persen  dari  UMK  2021
              sebesar Rp2.184.450 menjadi Rp2.416.953 dan mulai berlaku per 1 Januari 2022.

              Karena  itu,  tim  dari  Disnaker  akan  turun  melakukan  pengawasan  terhadap  penerapan  UMK
              tersebut terutama pada 800 perusahaan besar yang beroperasional di Kota Mataram.

              "Kami  akan  memastikan  upah  yang  diterima  karyawan  sesuai  UMK  yang  ditetapkan,  kecuali
              untuk pelaku UMKM boleh di bawah UMK atau sesuai kesepakatan," katanya lagi.

              3. Kota Pekanbaru Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru akhirnya menetapkan besaran Upah
              Minimum Kota (UMK) di wilayahnya untuk tahun 2022 senilai Rp3.069.675 per bulan.

              "Nominalnya naik sebesar 2,39 persen dari UMK tahun 2021 yang sebesar Rp2.997.971," kata
              Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Pekanbaru Abdul Jamal dikutip dari Antara, Rabu
              (1/12/2021).

              Angka itu berdasarkan kesepakatan Dewan Pengupahan, yang terdiri dari unsur pemerintah,
              akademisi, ahli ekonomi, perwakilan buruh, Badan Pusat Statistik, dan perwakilan pengusaha.

              "Beberapa  hari  lalu  sudah  kita  sepakati  besaran  UMK  Pekanbaru,  setelah  Provinsi  Riau
              mengeluarkan UMP tahun 2022. Begitu nanti SK-nya dibuat, akan kami sampaikan ke seluruh
              perusahaan agar ditaati," kata Jamal.

              UMK hanya berlaku untuk pekerja atau pegawai dengan masa kerja 0 hingga 12 bulan karena
              UMK adalah upah minimal yang diberikan untuk pegawai yang masih baru bekerja.

              4.  Kabupaten  Bintan  Upah  Minimum  Kabupaten  (UMK)  Bintan,  Kepulauan  Riau  tahun  2022
              disepakati sama seperti tahun sebelumnya Rp3.648.714 juta berdasarkan Peraturan Pemerintah
              Nomor 36/2021 tentang Pengupahan.
              "UMK Bintan pada tahun sebelumnya atau sebelum UU Cipta Kerja diberlakukan, paling tinggi
              dibanding beberapa kabupaten dan kota di Kepri. Setelah dianalisis berdasarkan PP Pengupahan,
              ternyata  tidak  dapat  dinaikkan  lagi,"  kata  Kepala  Dinas  Tenaga  Kerja  Bintan  Indra  Hidayat,
              dikutip dari Antara, Rabu (1/12/2021).

              Ia menjelaskan, penetapan UMK berdasarkan hasil keputusan Dewan Pengupahan, yang juga
              dihadiri 2 dari 4 pengurus Serikat Pekerja. Serikat Pekerja yang hadir dalam rapat tersebut yakni
              Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Pariwisata dan Serikat Buruh Seluruh Indonesia.
              Kedua organisasi pekerja itu minta agar UMK Bintan tahun 2022 naik Rp45.000. Aspirasi itu
              sudah disampaikan kepada Dewan Pengupahan Kepri. Usulan kenaikan UMK Bintan tahun 2022
              itu juga sudah kami serahkan ke Dewan Pengupahan Kepri.

              5.  Kabupaten  Pandeglang  Pemerintah  Kabupaten  Pandeglang  menetapkan  Upah  Minimum
              Kabupaten (UMK) Pandeglang untuk tahun 2022 tidak ada kenaikan.

              Dikutip dari Antara, Rabu (1/12/2021), UMK tahun 2022 dipastikan sama seperti UMK tahun ini
              yakni sebesar Rp 2,8 juta.

                                                           820
   816   817   818   819   820   821   822   823   824   825   826