Page 96 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 96
Judul Buruh Ngeluh UMP Naik Dikit, Bahlil: Yus Sama-sama Berjiwa Besar
Nama Media jawapos.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.jawapos.com/ekonomi/02/12/2021/buruh-ngeluh-ump-
naik-dikit-bahlil-yus-sama-sama-berjiwa-besar/
Jurnalis Editor : Estu Suryowati
Tanggal 2021-12-02 05:53:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
negative - Bahlil Lahadalia (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal) Ibarat mobil perusahaan
itu mobil baru lari, baru pemanasan, baru ganti oli. Tiba-tiba lagi ditambah beban yang tinggi,
ini mobilnya masuk di got
negative - Bahlil Lahadalia (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal) Yuk, sama-sama berjiwa
besar. Saya hormati teman-teman buruh, saya juga pernah jadi karyawan juga. Saya menghargai
pikiran mereka, tetapi kita harus pada titik tengah
negative - Bahlil Lahadalia (Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal) Mereka (pengusaha) ini
kredit refinancing terus. Bunganya aja dibayar sekarang, sebagian pokok tidak bisa dibayar.
Kalau bertambah beban lagi perusahaan tutup. Kita pilih nahan sedikit, perusahaanya selamat
atau dipaksain perusahaannya bubar dan semua tidak dapat apa-apa
Ringkasan
Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merespons protes para
buruh terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang dianggap kecil. Menteri
Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat
ini perusahaan masih melalui tahap pemulihan akibat terdampak pandemi Covid-19.
BURUH NGELUH UMP NAIK DIKIT, BAHLIL: YUS SAMA-SAMA BERJIWA BESAR
Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merespons protes para
buruh terkait kenaikan upah minimum provinsi (UMP) yang dianggap kecil. Menteri
Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, saat
ini perusahaan masih melalui tahap pemulihan akibat terdampak pandemi Covid-19.
95

