Page 38 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 38

Pakaian Jadi, Listrik dan Mesin, Furniture dan Industri Pengolahan lain serta
               Reparasi secara rata-rata menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 24 juta.

               "Namun apresiasi terhadap kinerja pekerja/buruh sektor tersebut sampai hari ini
               sama sekali belum dirasakan oleh pekerja/buruh DIY. Bahkan upah yang diterima
               dari tujuh sektor tersebut rata-rata hanya sebesar Rp1,9 juta. Artinya pengusaha
               masih memiliki surplus yang sangat besar dari perasan keringat dan tenaga
               pekerja/buruh dari sektor tersebut," ungkapnya.

               Dia berharap, DIY dengan label 'istimewa'nya tentu memiliki keputusan yang
               seharusnya istimewa pula dalam rangka memberikan kesejahteraan basi masyarakat
               khususnya pekerja/buruh. "Untuk itu, kami bermaksud menemui dan menyampaikan
               kepada Gubernur DIY dan Pemerintah Pusat supaya menindaklanjuti apa yang kami
               rekomendasikan," ujarnya.
               Subsidi pendidikan

               KSPI DIY, kata dia, akan mengirimkan surat kepada Presiden Jokowi pada tanggal
               31 Oktober 2019 yang isinya menolak dijadikannya PP 78/2015 Tentang
               Pengupahan sebagai dasar penetapan UMK DIY. KSPI juga mendesak penetapan
               UMP/UMK 2020 berdasarkan hasil survei yang sudah dilakukan dengan rincian Kota
               Jogja Rp2,794,126, Sleman Rp2,645,010, Bantul Rp2,559,861, Kulonprogo
               Rp2,510,079, sedangkan Gunung Kidul Rp2,501,992.

               "Kami juga mendesak agar ditetapkan Upah Minimum Sektoral di DIY. Memberikan
               subsidi pendidikan hingga Perguruan Tinggi kepada anak buruh yang tergabung
               dalam SP/SB. Mengawasi penerapan struktur dan skala pengupahan di DIY,"
               ucapnya.

               Menurut Irsyad untuk memberikan tambahan pendapatan buruh di luar upah
               sebenarnya masih bisa dilakukan dengan beberapa cara. Seperti memberikan
               suntikan dana usaha bagi koperasi-koperasi yang dikelola oleh SP/SB di DIY. Cara
               lainnya dengan memberikan insentif dana usaha bagi keluarga buruh yang
               mempunyai usaha skala kecil. Atau mengimplementasikan amanat Keistimewaan
               Jogja dan visi misi Gubernur DIY periode 2017-2022 seperti memberikan

               "Bisa juga dengan menetapkan kawasan perumahan buruh, dengan harga tanah
               yang terjangkau oleh upah buruh serta disertai dengan subsidi pembangunan
               perumahan buruh," ujarnya.

               Cara lainnya dengan mengalokasikan dana keistimewaan untuk pengembangan
               kebudayaan perburuhan di Jogja. KSPI DIY juga mendesak agar pemerintah segera
               membuat peraturan daerah tentang Ketenagakerjaan yang setidaknya berisi
               Informasi ketenagakerjaan dan perencanaan tenaga kerja, perluasan kesempatan
               kerja, jaminan sosial, fasilitas kesejahteraan, insentif untuk perusahan dan buruh,
               pengawasan dan perlindungan, buruh kontrak dan outsourcing, membuat regulasi
               tentang profit sharing dan saham untuk buruh/pekerja di setiap perusahaan yang
               ada di DIY



                                                       Page 37 of 170.
   33   34   35   36   37   38   39   40   41   42   43