Page 55 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 55
Title UMP JAKARTA 2020: PENGUSAHA USUL RP 4,2 JUTA, BURUH MINTA RP 4,6 JUTA
Media Name kumparan.com
Pub. Date 31 Oktober 2019
https://kumparan.com/kumparanbisnis/hal-hal-yang-perlu-dipahami-soal-u mp-dki-
Page/URL
jakarta-2020-1s9yfBVwnno
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Per 1 November 2019, gubernur setiap provinsi harus mengumumkan besaran
kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) atau UMP 2020. Adapun persentase
kenaikannya mencapai 8,51 persen.
Besaran tersebut sesuai dengan surat edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor B-
m/308/HI.01.00/X/2019. Hitungan kenaikan 8,51 persen mengacu pada inflasi
ditambah pertumbuhan ekonomi.
Menjelang penetapan kenaikan UMP pada 1 November 2019, Gubernur DKI Jakarta
Anies Baswedan menggelar rapat dengan Dewan Pengupahan pada Rabu (30/10).
Rapat dilakukan menentukan besaran kenaikan UMP DKI Jakarta serta menampung
aspirasi pengusaha dan buruh.
Demi aspirasi kenaikan UMP 2020 disetujui, ratusan buruh DKI Jakarta pun
menggelar demo di sekitar kantor Anies. Mereka bergerak sejak pukul 11.30 WIB.
Berikut kumparan rangkum serba-serbi jelang kenaikan UMP DKI Jakarta 2020,
Kamis (31/10).
Anies Bakal Putuskan UMP Jakarta Rp 4,2 Juta per Bulan Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta sudah menyelesaikan rapat dewan pengupahan untuk menentukan Upah
Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2020. Hasilnya, ada 2 angka UMP 2020 yang
disetor ke meja Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Angka pertama adalah Rp 4.278.349,90 yang diajukan kalangan pengusaha dan
pemerintah. Sedangkan angka kedua yang diajukan kalangan pekerja atau buruh
adalah Rp 4.619.878,99.
Jika mengacu pada surat edaran Menteri Ketenagakerjaan, Anies bakal memutuskan
kenaikan UMP DKI Jakarta 2020 Rp 4,27 juta per bulan. Nilai tersebut sesuai dengan
persentase yang dipatok pemerintah pusat 8,51 persen.
Alasan Buruh Ingin UMP Jakarta Naik Jadi Rp 4,6 Juta Meski keputusan kenaikan
Page 54 of 170.

