Page 69 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 69

Title         BURUH HARAP MENAKER IDA TEMUI MEREKA
                Media Name    jateng.antaranews.com
                Pub. Date     31 Oktober 2019
                              https://jateng.antaranews.com/nasional/berita/1140003/buruh-harap-mena ker-ida-
                Page/URL
                              temui-mereka
                Media Type    Pers Online
                Sentiment     Negative









               Jakarta - Para buruh yang berunjuk rasa di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta
               pada Kamis, berharap Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menemui mereka
               untuk berdialog.

               "Kami ingin menyampaikan aspirasi langsung kepada Bu Ida. Jika kami sudah
               bertemu, rencananya kami akan membubarkan diri," kata Sekjen FSPMI
               (FederasiSerikat Pekerja Metal Indonesia) Riden Hatam Aziz saat ditemui di sela-sela
               aksi.

               Dia mengatakan sejak pagi pihaknya telah mengupayakan untuk bertemu dengan
               menteri ketenagakerjaan.

               Ada tiga tuntutan yang dibawa para buruh ke Kementerian Ketenagakerjaan, yaitu
               hapus PP 78/2015 tentang Pengupahan, batalkan kenaikan iuran BPJS Kesehatan
               dan jangan revisi UU Ketenagakerjaan.

               "Kami harap Bu Ida mau menemui buruh, karena seperti yang sudah, saat unjuk
               rasa di Bekasi, Wali kota menemui buruh, dan sewaktu aksi di Balai Kota DKI
               kemarin, gubernur juga menemui buruh," kata dia.

               Dia mengatakan peserta aksi di Kemnaker tersebut adalah buruh-buruh darj
               Jabodetabek. Aksi tersebut akan dilanjutkan di 10 Provinsi, terutama di kota-kota
               industri.

               Aksi tersebut akan dilakukan hingga 15 November 2019, hingga tenggat penetapan
               UMP oleh daerah. Jika suara mereka tidak didengar, para buruh akan melakukan
               aksi mogok besar-besaran.

               "Kami akan mengkonsolidalisikan diri untuk mogok nasional. Tuntutan kami UMP
               2020 naik 15 persen," kata dia.

               Menurut sumber dari Kementerian Ketenagakerjaan rencananya perwakilan
               Kemnaker akan menemui buruh untuk mendengar aspirasi mereka.

               Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani Editor: Triono Subagyo COPYRIGHT (c)2019



                                                       Page 68 of 170.
   64   65   66   67   68   69   70   71   72   73   74