Page 70 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 70
Title BANDARA BARU TAK BERPENGARUH PADA BESARAN UMK DI KULONPROGO
Media Name harianjogja.com
Pub. Date 31 Oktober 2019
https://jogjapolitan.harianjogja.com/read/2019/10/31/514/1023522/banda ra-baru-tak-
Page/URL
berpengaruh-pada-besaran-umk-di-kulonprogo
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kulonprogo dinilai telah memenuhi Kebutuhan
Hidup Layak (KHL) pekerja. Kehadiran Yogyakarta International Airport (YIA) yang
disebut-sebut bisa meningkatkan besaran UMK, belum berpengaruh terhadap
kenaikan upah.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo, Eko
Wisnu Wardhana kepada Harianjogja.com, di kantornya Rabu (30/10/2019) sore.
Eko mengatakan KHL Kulonprogo pada 2019 di kisaran Rp1,5 juta. Jumlah itu sudah
dihitung berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.78/2015 tentang Pengupahan.
"Itu berdasarkan survei KHL selama 10 bulan dan proyeksinya sampai Desember
tahun ini," kata Eko.
Besaran KHL itu lanjutnya lebih rendah dari UMK Kulonprogo. Tahun ini nominal
UMK Kulonprogo mencapai Rp1,6 juta, dan kemungkinan bakal naik jadi sekitar
Rp1,75 juta pada 2020 mendatang. Usulan kenaikan tersebut sudah disampaikan
dalam audiensi yang digelar di ruang Menoreh Kompleks Pemkab Kulonprogo, Rabu
(23/10/2019) lalu, kemudian dibahas bersama Gubernur DIY, di Jogja, Rabu siang.
"Kira-kira besarannya hampir sama dengan yang kami usulkan beberapa waktu lalu,
tapi saya tidak berani bilang, karena penentapan besaran UMK dan UMP DIY
langsung oleh Gubernur per 1 November, dan akan diumumkan maksimal 21
November," terangnya.
Dengan lebih besarnya nominal UMK dibandingkan KHL, Eko menyebut jika UMK di
Kulonprogo bisa dikatakan telah layak. Penentuan nominal juga sudah sesuai aturan
PP No.78/2015.
Disinggung mengenai dampak bandara dengan UMK, Eko menyatakan pengaruhnya
masih sangat kecil. Pasalnya penentuan UMK tidak dilandasi adanya megaproyek di
suatu wilayah, melainkan aturan KHL yang sudah ditetapkan berdasarkan PP
No.78/2015.
"Setiap daerah aturannya sama pakai itu [PP No.78/2015], jadi bandara tidak
berpengaaruh secara signifikan terhadap UMK, kalau KHL sedikit berpengaruh,
karena setelah adanya bandara KHL kita jadi naik, sebelumnya tidak pernah sampai
Rp1,5 juta," ujarnya.
Page 69 of 170.

