Page 137 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 137

Title          KONFERENSI MENAKER G20 CARI SOLUSI PROBLEMATIKA KETENAGAKERJAAN
               Media Name     jpnn.com
               Pub. Date      30 Agustus 2019
                              https://www.jpnn.com/news/konferensi-menaker-g20-cari-solusi-problemat ika-
               Page/URL
                              ketenagakerjaan
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive









               Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri akan menghadiri pertemuan

               para Menteri Tenaga Kerja anggota G20 (G20 Labour and Employment Ministers'

               Meeting/G20-LEMM) yang berlangsung di ANA Crowne Plaza Hotel, Matsuyama,
               Jepang, pada 1 - 2 September 2019. Menaker Hanif mengatakan, pertemuan para

               menteri tenaga kerja ini akan menghasilkan Deklarasi Menteri Tenaga Kerja G20

               yang meliputi upaya untuk mendorong pembentukan masa depan pekerjaan yang
               berpusat pada manusia (Shaping a Human-Centered Future of Work).



               Pada kesempatan itu, Menaker akan berbagi dengan Menaker anggota G20 terkait
               program dan kebijakan pemerintah dalam menghadapi perubahan demografi

               khususnya bonusnya demografi yang akan segera dialami Indonesia. Menaker akan

               memberikan presentasi pada sesi tematik 2 terkait pekerjaan bagi kaum muda /

               youth employment.


               "Pertemuan para menteri tenaga kerja G20 ini akan membahas solusi atas

               problematika ketenagakerjaan yang terjadi di negara masing-masing. Sehingga, ada

               saling berbagi informasi antar negara dan dapat berdampak kepada pertumbuhan
               ekonomi dunia," kata Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri dalam keterangan

               pers Biro Humas Kemnaker di Matsuyama (30/8).


               Lebih lanjut, Menaker Hanif mengatakan bahwa Indonesia akan menghadapi bonus

               demografi dimana jumlah penduduk usia produktif (antara 15-64 tahun) lebih besar

               daripada penduduk usia nonproduktif. Ini akan menjadi modal peningkatan



                                                      Page 135 of 172.
   132   133   134   135   136   137   138   139   140   141   142