Page 139 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 139
Title SEORANG TKW BERTAHAN SELAMA 13 TAHUN DI QATAR TANPA DIGAJI
Media Name jatim.antaranews.com
Pub. Date 30 Agustus 2019
https://jatim.antaranews.com/berita/315276/seorang-tkw-bertahan-selama -13-tahun-di-
Page/URL
qatar-tanpa-digaji
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Indramayu - Tenaga Kerja Wanita (TKW) sal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat
Ranti Ratnaningsih (29) sudah 13 tahun lamanya tidak bisa pulang dan tertahan di
Qatar, karena tak mendapatkan gaji selama bekerja.
"Kami mendapatkan aduan dari keluarga TKW Ranti, karena sudah 13 tahun tidak
bisa pulang," kata Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indrmayu
Juwarih di Indramayu, Jumat.
Dari keterangan pihak keluarga kata Juwarih, Ranti merupakan TKW yang berasal
dari Desa Purwajaya, Kecamatan Kerangkeng, Kabupaten Indramayu.
Juwarih mengatakan Ranti bekerja sebagai TKW di Qatar direkrut oleh sponsor
bernama Pendi, warga Pamanukan, Subang, Jawa Barat. Dan pada 28 April 2006,
Ranti diberangkatkan ke Qatar oleh PT. Irfan Jaya Saputra.
"Padahal pada saat itu menurut keluarga, Ranti masih berumur 16 tahun dan baru
lulus Sekolah Menengah Pertama (SMP), namun kata sponsor sudah bisa untuk
bekerja ke luar negeri," tuturnya.
Ranti lanjut Juwarih, di Qatar bekerja pada keluarga Barki Baddah M.M Al-Hajri dan
istrinya bernama Sedra, berdomisili di New Rayyan, Doha, Qatar.
Di mana selama 13 tahun lebih, Ranti baru dua kali mengabari keluarga dengan
berkirim surat yaitu pada tahun 2008 serta 2009 dan selama bekerja disana tidak
mendapatkan gaji.
"Setelah itu tidak ada kabarnya lagi, sampai sekarang, makanya keluarga mengadu
kepada kami," ujarnya.
Pihak keluarga tambah Juwarih, merasa was-was dan cemas dengan keselamatan
anaknya serta sangat merindukan kepulangan Ranti dari luar negeri.
Page 137 of 172.

