Page 98 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 98
Haiyani Rumondang, serta Kepala Biro Kerja Sama Luar Negeri Indah Anggoro Putri.
Pemerintah Indonesia dan Prefektur Ehime menjalin kerja sama di sejumlah bidang.
Antara lain pengembangan kejuruan otomotif berstandar Toyota di BLK Bantaeng
Tahap I (Januari 2016 -- Juli 2018); pengembangan kejuruan otomotif berstandar
Toyota di BLK Bantaeng Tahap II (Juli 2019 -- Agustus 2022); pemagangan di
berbagai bidang yaitu agriculture, fishery, construction, food manufacturing, textile,
machinery, peningkatan SDM dan bidang lainnya, serta kerja sama antara Prefektur
Ehime dengan Provinsi Sulawesi Selatan.
Untuk pelatihan teknisi otomotif di BLK angkatan pertama berlangsung selama
selama dua tahun dengan materi ajar berstandar internasional. Total peserta
pelatihan angkatan pertama sebanyak 16 orang dengan rincian 6 instruktur dan 10
pencari kerja.
Program pelatihan itu dilanjutkan dengan melatih peserta pelatihan angkatan kedua
yang rencananya akan melatih 50 instruktur kejuruan otomotif dari 13 BLK milik
Kemnaker.
Hanif menambahkan, guna memperluas kerja sama untuk meningkatkan kapasitas
dan kualitas kejuruan otomotif di berbagai BLK milik Kementerian Ketenagakerjaan
dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD), maka perlu ada pembicaraan lebih lanjut
dengan Prefektur ehime dan Japan International Cooperation Agency (JICA).
"Kerja sama lebih lanjut dengan Ehime Toyota Motor dan JICA diharapkan dapat
ditingkatkan untuk program sertifikasi kompetensi dan memberikan kesempatan
bagi para instruktur-instruktur BLK berprestasi untuk praktik langsung di perusahaan
Ehime Toyota Motor di Jepang," kata Hanif.
Selain itu, kata Hanif, pemerintah juga terus fokus menggenjot kualitas SDM. Salah
satu caranya melalui kerja sama program pemagangan luar negeri.
Page 96 of 172.

