Page 342 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 DESEMBER 2021
P. 342

Judul               Upah Minimum 2022, Refleksi Awal atas PP 36/2021
                Nama Media          Haluan Riau
                Newstrend           Upah Minimum 2022
                Halaman/URL         Pg6
                Jurnalis            MOHAMAD ANIS AGUNG NUGROHO
                Tanggal             2021-12-06 11:15:00
                Ukuran              292x186mmk
                Warna               Hitam/Putih
                AD Value            Rp 36.500.000

                News Value          Rp 109.500.000
                Kategori            Ditjen PHI & Jamsos
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif




              Ringkasan
              GUBERNUR di berbagai Jdaerah sudah menetapkan Upah Minimum Propinsi (UMP) minggu lalu,
              dengan rata-rata kenaikan 1,09 persen, sebagaimana formula yang dimuat dalam PP 36/2021.
              Kemarin  (30/11/2021),  para  gubernur  melanjutkannya  dengan  menetapkan  Upah  Minimum
              Kabupaten/Kota (UMK) untuk tahun 2022.



              UPAH MINIMUM 2022, REFLEKSI AWAL ATAS PP 36/2021

              GUBERNUR di berbagai Jdaerah sudah menetapkan Upah 'Minimum Propinsi (UMP) minggu lalu,
              dengan rata-rata kenaikan 1,09 persen, sebagaimana formula yang dimuat dalam PP 36/2021.
              Kemarin  (30/11/2021),  para  gubernur  melanjutkannya  dengan  menetapkan  Upah  Minimum
              Kabupaten/Kota (UMK) untuk tahun 2022.

              Meski  pun  mendapatkan  tekanan  dari  Serikat  Pekerja/  Buruh,  Gubernur  tetap  mengikuti  PP
              36/2021, sehingga kenaikannya sangat kecil. Bahkan beberapa daerah seperti Kabupaten Bekasi,
              Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Bogor, tidak naik sama sekali Karena UMK-nya saat ini
              sudah melebihi batas atas upah minimum yang juga dinitung berdasarkan PP 36/ 2021.

              Diskusi di ruang publik tidak hanya didominasi oleh kebijakan upah minimum, tetapi juga oleh
              keputusan Mahkamah Konstitus! atas gugatan formil terhadap UU 11/2020. Seperti kita tahu, PP
              36/2021 adalah produk turunan dari UU 11/2020 yang dinyatakan inskonstitional bersyarat oleh
              MK.

              Menurut MK, inskonstitional bersyarat berarti, UU 11/2020 tetap berlaku, tapi harus diperbaiki
              dalam  dua  tahun,  kalau  tidak,  akan  dinyatakan  inskonstitutional  permanen.  Keputusan  ini
              memicu perdebatan baru tentang keabsahan UU 11/2020. Serikat Pekerja/Buruh menganggap
              UU 11/2020 cacat dan tidak bisa dipakai, termasuk aturan turunannya, yaitu PP 36/2021 tentang
              Pengupahan.

              PP  36/2021  juga  menghapus  upah  minimum  sektoral  (UMS)  dan  memberikan  pengecualian
              usaha mikro dan kecil dari kewajiban membayar upah minimum. Berbeda dengan PP 78/2015,



                                                           341
   337   338   339   340   341   342   343   344   345   346   347