Page 59 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 59

Hingga Sabtu (4/4), pukul 12.20 WIB, Disnakertrans DKI mengungkap, total 88.835
               pekerja yang di-PHK dan dirumahkan melapor ke Disnakergi DKI Jakarta. Pekerja ini
               berasal dari 11.104 perusahaan.

               Dari data itu, Disnakergi merinci ada 9.096 perusahaan yang merumahkan 72.770
               pekerja. Kemudian, 2008 perusahaan melakukan PHK kepada 16.065 pekerjanya.
               Jumlah tersebut kemungkinan masih bisa bertambah karena pelaporan dibuka
               hingga Sabtu (4/4) pukul 00.00 WIB.

               Kepala Disnaker DKI Jakarta Andri Yansyah belum mau mengungkapkan teknis
               pemberian kartu prakerja dan pemberian subsidi kepada mereka yang sudah
               mendaftar. Dia hanya mengungkapkan akan ada bantuan dari pemerintah.

               "Insyaallah akan ada bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun dari pemerintah
               daerah," kata Andri Yansyah saat dihubungi kumparan, Jumat (3/4).

               Hal serupa juga terjadi di Jawa Barat. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
               Pemprov Jabar Mochamad Ade Afriandi menjelaskan, mulanya pada 27 Maret
               pihaknya memantau 502 perusahaan yang ada di Jabar.

               Dari hasil pemantauan tersebut, diketahui 86 persen atau lebih dari 400 perusahaan
               mengaku terdampak corona.

               Jawa Timur menjadi daerah berikutnya. Banyak pekerja terkena PHK di tengah virus
               corona. Ketua Gugus Sosial Ekonomi Percepatan Penanganan COVID-19 Jawa Timur
               Emil Dardak menyebut, PHK terjadi di sejumlah pekerja sektor formal.

               Emil menjelaskan, data itu diperoleh setelah mendapatkan hasil kuisioner yang
               disebarkan pada 100 pabrik dengan jumlah pekerja mencapai 55 ribu orang.

               Dari kuisioner itu, tercatat hanya 1,48 persen karyawan atau sebanyak 814
               karyawan yang terkena PHK akibat pandemi virus corona.

               "Ada yang akhirnya harus mengurangi pekerja di pabrik tapi tidak dominan," ucap
               Wagub Jatim tersebut di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (3/4).

               40 Perusahaan di Jawa Tengah Setop Produksi

               Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Tengah melaporkan ada puluhan
               perusahaan di Jawa Tengah menghentikan sementara proses produksi karena virus
               corona atau COVID-19.

               Ketua Apindo Jawa Tengah Frans Kongi mengatakan, perusahaan terpaksa berhenti
               produksi karena terdampak dari penyebaran virus tersebut sejak dua bulan terakhir.

               "Ada sekitar 40 perusahaan yang sudah setop produksi. Tersebar di Jawa Tengah,"
               kata Frans seperti dikutip dari Antara dalam diskusi hukum yang digelar Rumah



                                                       Page 58 of 274.
   54   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64