Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 60
Pancasila di Semarang, Sabtu.
Puluhan perusahaan yang setop produksi tersebut antara lain bergerak di bidang
garmen serta furnitur.
Salah satu kendala utama yang dihadapi pengusaha, kata Frans, adalah
ketergantungan terhadap bahan baku impor, terutama dari China.
Dia mencontohkan bahan baku farmasi, obat-obatan, tekstil, hingga besi yang harus
impor dari China. Selain itu, pengusaha juga kesulitan mengekspor produknya saat
situasi sekarang ini.
"Pabrik kalau tetap produksi juga bingung karena pasarnya juga tidak ada,"
katanya.
Pilot dan Pramugari Termasuk Profesi yang Banyak Kena PHK
Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon
Prawiraatmadja mengungkapkan, kondisi saat ini memang membuat banyak
pegawai khususnya pilot dan pramugari tidak bisa bekerja. Sehingga mereka ada
yang memilih cuti.
"Sampai sejauh ini isunya baru ada yang cuti tidak dibayar, ada beberapa maskapai
yang cuti dibayar juga ada, tergantung kesepakatan antara karyawan dan
maskapainya," kata Denon saat dihubungi kumparan, Rabu (1/4).
Denon membantah jika sudah ada pilot dan pramugari yang dirumahkan. Meski
begitu, ia tidak menampik jika maskapai saat ini sedang mengalami masa-masa
sulit.
"Sepanjang yang saya tahu belum (PHK). Tapi nanti kita lihat dari maskapai
biasanya mereka ada anouncement lewat rilisnya masing-masing kalau begitu," ujar
Denon.
Denon mengungkapkan, saat ini pihaknya tidak bisa berbuat banyak dalam
menghadapi virus corona. Ia memastikan akan mengikuti segala arahan yang
disiapkan oleh pemerintah.
Korban PHK Bisa Dapat Kartu Pra Kerja
Para pekerja harus rela kehilangan pekerjaan lantaran tempat mereka bekerja tidak
beroperasi lagi. Berdasarkan catatan Kementerian Ketenagakerjaan per 1 April 2020,
sudah ada 2.311 pekerja yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).
Belum lagi 9.183 pekerja dirumahkan. PHK ini dilakukan perusahaan karena lesunya
aktivitas ekonomi akibat penyebaran virus corona.
Page 59 of 274.

